Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SOSIALISASI: Mutafawwiqin Rizqoni K selaku Indonesia-Korea Youth Exchange Program 2017 (IKYEP) saat memberikan pemaparan PPAN kepada peserta roadshow.

Surabaya- Asean Youth Center Universitas PGRI Adi Buana Surabaya mengadakan acara yang bertajuk Share Your Spark. acara ini terselenggara atas kerjasama dengan Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Jawa Timur. Dalam acara yang berbalut roadshow ini fokus membahas terkait program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang diinisiasi oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia. Sabtu (24/3) kemarin.

 

Di Gedung Fakultas Ekonomi lantai III, sejumlah perwakilan dari PCMI yakni Mutafawwiqin Rizqoni K selaku Indonesia-Korea Youth Exchange Program 2017 (IKYEP), Lugas Dwi Prayogi selaku Japan- East Asia Network of Exchange for Students and Youths 2013 (JENESYS), dan Riski Prabaswara  selaku  Indonesia-China Youth Exchange Program 2011 (ICHIYEP). Mereka melakukan sosialisasi PPAN dan juga mengenalkan lebih dalam tentang PCMI dan program yang ditawarkan.

 

Adi Chandra Ketua AYC Unipa mengungkapkan, di samping sosialisasi juga ada simulasi tes tulis yang tujuannya sebagai kisi-kisi untuk mengikuti tes PPAN ini. Bahkan, bagi peserta yang hadir di acara ini khususnya laki-laki tidak perlu ikut tes seleksi atau bisa langsung masuk tes yang di karantina. "Tahun 2018 ini kementrian akan memberangkatkan sekitar 300 pemuda yang berjenis kelamin laki-laki,"terangnya.

 

Dia mengatakan, ada beberapa universitas besar yang hadir di acara roadshow ini. Antara lain dari Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Negeri Surabaya  (UNESA), Universitas Adi Buana Surabaya ( UNIPA), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Islam Sunan Ampel Surabaya (UINSA), HM SAMPOERNA, Universitas Tujuh Belas Agustus (UNTAG), IAIN KEDIRI, dan PPNS.

 

"Jawa Timur sendiri,"kata Iqin masih membuka kesempatan bagi yang berminat mengikuti program Share Your Spark Pertukaran Pemuda Antar Negara dan kapal Pemuda Nusantara.  Submit bisa dilakukan sampai tanggal 29 Maret 2018, program ini khusus untuk laki-laki. Menurutnya, setelah mendaftar peserta akan melakukan seleksi tulis dan wawancara, pra karantina, dan seleksi karantina.

 

Menurut Iqin, persyaratan PPAN adalah harus Warga negara Indonesia, produk provinsi Jatim, memiliki minat dalam bidang pemberdayaan masyarakat, kesukarelawanan, yang dibuktikan melalui penjelasan ringkas dan foto, sehat jasmani dan rohani, pendidikan minimal SMA sederajat, belum menikah, memiliki wawasan kebangsaan dan cinta tanah air, mampu berkomunikasi dalam  bahasa Inggris, melek IT dan medsos, berprestasi, dan bersedia melakukan kegiatan pasca program yang meliputi kegiatan pemberdayaan masyarakat di tingkat provinsi, nasional, maupun internasional.

 

 

 


  • Akademik
  • Humas