Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Surabaya- Program Studi Perencanaan Wilayah Kota (PWK), Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar kuliah tamu yang bertajuk "Green and Friendly Environment" di Gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Dukuh Menanggal,  Selasa,  (13/3). 

 

Acara ini sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan yang semakin akrab dengan rumah kaca dan polusi yang menyebabkan adanya pemanasan global setiap hari. Adanya kenaikan ini berdampak pada kenaikan air laut  dsb. Oleh karenanya,  Unipa sendiri mempelopori diri untuk eco campus atau menciptakan lebih banyak lahan terbuka daripada lahan bangun untuk menjaga keseimbangan dan menciptakan lingkungan yang hijau dan ramah. 

 

Menurut Haris Din Alkholish Ketua Pelaksana Acara,  Prodi PWK untuk mendukung hal ini telah melakukan berbagai kegiatan diantaranya melakukan kerjasama dengan Ikatan Mahasiswa Perencanaan Indonesia (IMPI) dalam memperingati hari tata ruang dengan mengadakan sosialisi kepada masyarakat tentang tertib tata ruang, pembagian tiket pembatas buku,  kerja bakti bersama masyarakat untuk membersihkan lingkungan, penukaran satu sampah dengan pohon,  penanaman 100 pohon mangrove di hutan mangrove, hingga gelar lomba desain poster tingkat SMA/SMK sederajad.

 

"Kali ini kami mengadakan kuliah tamu yang menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidang plener  tata ruang dan bidang planer lingkungan  yakni Ir.  Mujiaman Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya dan Ir.  Mulyono Sadyohutomo,  MCRP seorang Praktisi Pertanahan dan Tata Ruang,"terangnya.

 

Mujiaman fokus membahas tentang potensi pemanfaatan bozem atau cekungan sebagai air baku. Selain itu, ia juga menghimbau agar masyarakat sadar untuk membuat penampungan air hujan karena kualitas airnya lebih baik dari air laut sebagai persiapan ke depan. Ia menyarankan agar masyarakat bisa membuat sumur resapan.  Dia menambahkan bahwasanya bumi 70 persen terdiri atas air,  oleh karena itu harus sensitif terhadap air serta memanfaatkan media sesuai fungsinya.  

 

Sementara Mulyono menginginkan agar lebih banyak melakukan action dengan memperbanyak lahan hijau dengan tanam pohon,  pembuatan biopori, sumur resapan, dan memanfaatkan lahan sempit dengan hidroponik atau aquaponik. Ini untuk mengurangi dampak dari banjir.  

 

Acara ini dibuka langsung oleh Drs. Djoko Adi Waludjo,  ST.,  MM DBA Rektor Unipa Surabaya. Ia mengatakan sekarang masuk era industri 4.0 dengan ciri berlimpahnya informasi. Menurut Djoko ada 3 hal yang harus diperhatikan, yakni harus melek IT,  melek data, dan humanis. 

 

"Peserta kuliah tamu ini adalah mahasiswa PWK , Teknik Lingkungan,  dan pemenang lomba desain poster terkait tema se Jawa Timur. Mereka antara lain dari SMA 1 Dukun Gresik,  SMAN 15 Surabaya,  MA Sunan Giri Prigen Pasuruan,  SMAN 1 Sidayu Gresik,  dan SMK Muhammadiyah 2 Surabaya.


  • Akademik
  • Humas