Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

CINDERAMATA: Rektor Unipa Drs. Djoko Adi Waludjo, S.T., M.M., DBA., yang didampingi Wakil Rektor I Dr. Hartono, M.Si.,  memberikan cinderamata kepada Prof.  Dr. Bunyamin Maftuh,  M.Pd., M.A., Direktur Karier dan Kompetensi Ditjen Sumber Daya IPTEK & DIKTI Kemenristekdikti.

 

Surabaya--Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menghadirkan Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., M.A., Direktur Karier dan Kompetensi Ditjen Sumber Daya IPTEK & DIKTI Kemenristekdikti dalam rangka workshop "Penguatan Kelembagaan Perguruan Tinggi". Workshop ini khusus bagi dosen yang memiliki jabatan fungsional lektor yang akan naik ke lektor kepala, dan Lektor Kepala yang akan naik ke Profesor. Kegiatan ini sebagai bentuk pembinaan terhadap karier dosen. Jumat, (9/3).

 

Pada kesempatan ini, Prof. Bunyamin membeberkan bahwa masih ada sekitar 64.000 dari 254.000 dosen yang berada di bawah naungan Kemenristekdikti belum memiliki jabatan akademik. "Ini angka yang sangat besar yang menjadi masalah bagi kami khususnya Perguruan Tinggi Swasta (PTS) untuk mengurus jabatan akademik,"terangnya.

 

Menurut Prof. Bunyamin ada beberapa faktor yang memengaruhi hal ini, antara lain dosen malas dalam mengurus, perguruan tinggi yang tidak begitu peduli dengan jabatan akademik dosen, proses di Kopertis yang lama ini termasuk untuk asisten ahli, dan dosen yang masih sangat baru yang memang belum memenuhi syarat.

 

"Sebenarnya, untuk proses kepengurusan jabatan akademik sudah dipermudah termasuk untuk asisten ahli. Bahkan, sudah didelegasikan apabila dosen PTN di perguruan tinggi sendiri dan SK dari Rektor sendiri, sementara PTS bisa mengurus di Kopertis dan SK diperoleh dari Koordinator Kopertis, jadi tidak perlu jauh-jauh ke pusat,"tuturnya.

 

Prof. Bunyamin menegaskan, terkait dosen yang belum memiliki jabatan akademik tampaknya kami akan mewacanakan melalui surat edaran Dirjen bahwa dosen yang sudah 5 tahun menjadi dosen dan masih belum punya jabatan akademik maka akan kami cabut Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) yang dimiliki. Saya harap tidak ada yang sampai dicabut untuk itu mereka harus segera berupaya untuk mengurus jabatan akademiknya.

 

Di gedung Pascasarjana, sebanyak 79 dosen sangat antusias mengikuti arahan dari Prof. Bunyamin Maftuh untuk segera meningkatkan jabatan akademiknya dengan cara menjadi dosen yang produktif dalam menulis karya ilmiah.  Sementara itu, Dian Kusumaharti, M.Pd., Kabag Personalia UNIPA Surabaya mengatakan, Unipa Surabaya saat ini telah memiliki 51 Lektor, 35 Lektor Kepala, dan 5 Guru Besar. Selain itu, Unipa memiliki 2 kandidat calon Guru Besar.

 

 

 

 

 

 

 


  • Akademik
  • Humas