Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SURABAYA- Sejak tahun 2010, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) dipercaya Kementerian Pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud) sebagai penyelenggara Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

Dr. Agung Pramujiono, M.Pd Ketua PSG (Penyelenggara Sertifikasi Guru) mengatakan, PLPG diselenggarakan selama 11 (sebelas) hari dengan bobot 100 Jam Pembelajaran (JP), dengan alokasi waktu Presentasi laporan Akhir Pembekalan Awal 6 (6%) JP, 42 JP (42%) teori, 40 JP (40%) praktik, dan 12 JP (12%) ujian. “Satu JP itu setara dengan 50 menit,”terang Agung.

Menurut  Agung peserta PLPG akan mendapatkan materi yang telah disusun berdasarkan empat kompetensi guru, yaitu pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Ini mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru, Permendiknas No. 27 Tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Konselor, Permendiknas No. 32 tahun 2008 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kebudayaan RI No. 45 Tahun 2015 tentang perubahan atas Permendikbud RI No. 68 Tahun 2014 tentang Peran Guru Teknologi Informasi dan Komunikasi dan Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi dalam Implementasi Kurikulum 2013.

Ia juga mengatakan terkait materi tersebut agar peserta mampu mengimplementasikan ke dalam kurikulum yang berlaku.

Sementara itu, pihaknya juga mengatakan bahwa skenario pembelajaran PLPG ada 5. Pertama, Presentasi laporan akhir pembekalan awal. Di tahap ini, sebelum pelaksanaan PLPG, peserta melakukan presentasi laporan akhir pembekalan awal yang mana masing-masing kelompok melakukan presentasi selama 6 JP yang didampingi dan dinilai oleh mentor masing-masing kelompok.

Kedua, peserta yang mengikuti PLPG juga akan menerima materi KPPG (Kebijakan Pengembangan Profesi Guru) yang meliputi guru professional, penilaian kinerja guru, pengembangan diri, guru pembelajar, literasi, etika profesi, dan wawasan tindakan kelas. Ketiga, peserta menerima pendalaman materi bidang studi. Keempat, pendalaman materi pedagogik,  dan kelima yang harus dipenuhi adalah workshop pengembangan dan pengemasan perangkat pembelajaran.

”Uji kompetensi dilaksanakan dalam dua tahap, yakni ujian akhir PLPG yang meliputi uji kinerja dan uji tulis LPTK dan uji kompetensi guru dalam bentuk ujian nasional. Di sini, kelulusan ujian akhir sebagai prasyarat untuk mengikuti UTN (Ujian Tulis Nasional). Kedua tahap tersebut tidak sekadar mengevaluasi hasil belajar tetapi lebih ke arah pengukuran kompetensi guru sebagai pendidik profesional.”tambahnya.


  • Akademik
  • Humas