Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Pelatih dari PERBASI saat menyampaikan arahan kepada peserta penataran pelatih bola basket di lapangan.

 

Surabaya- Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya bekerjasama dengan Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) dalam menyelenggarakan “Penataran Pelatih Bola Basket”. Melalui kegiatan ini mahasiswa akan mendapat lisensi pelatih dari Pengurus Provinsi PERBASI Jatim secara resmi. Penataran ini diikuti oleh 160 mahasiswa PKO Unipa angkatan 2015. Ini sekaligus sebagai syarat kelulusan mata kuliah bola basket 2 SKS yang diampu oleh Achmad Nuryadi, S.Pd., M.Pd dan Sandi Pieter, S.Pd., M.Pd.

Mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori saja akan tetapi juga berkesempatan praktik langsung bagaimana cara melatih bola basket tingkat dasar yang baik dan benar. Materi disampaikan langsung oleh pelatih dariPERBASI. Mereka antara lain Drs. Wahyudiono dan Kencana Wukir. Berbagai materi terkait program latihan yang menjurus pada teori, teknik, taktik dan fisik menjadi fokus yang disampaikan oleh Wahyudiono. Sementara Kencana Wukir lebih mengarah pada filosofi bola basket, filosofi pelatih, dan bagaimana menjadi pelatih profesional,” terang Nuryadi Dosen PKO Unipa.

Menurutnya penataran ini dilakukan dengan tujuan agar mahasiswa lulusan PKO Unipa Surabaya mempunyai bekal untuk menjadi pelatih profesional dibidangnya khususnya bola basket. Di samping itu, ada 4 hal yang ditekankan oleh dosen yang sedang menempuh studi S-3 di salah satu PTN di Surabaya tersebut yaitu, pelatihan ini termasuk ke dalam SKPI (Surat Keterangan Pendamping Ijazah) sebagai salah satu kompetensi, membekali mahasiswa dengan lisensi kepelatihan bola basket supaya bisa melatih sebelum atau sesudah lulus kuliah, belajar manajemen olahraga (organisasi) dan menunjang akreditasi prodi tentunya.

Penataran selama 2 (dua) hari mulai tanggal 15 s.d. 16 Juli 2017 di GedungSoelaiman Joesoef Kampus II Unipa Surabaya. Pada hari pertama, mahasiswa mempelajari seluruh materi dari narasumber. Hari kedua mahasiswa terjun langsung di lapangan untuk mengaplikasikan teori yang diperoleh di hari pertama,” tambahnya.

BERMAIN: Mahasiswa sedang melakukan praktik langsung dilapangan

Sementara itu, Erwin Candra Irawan salah satu peserta penataran mengatakan, lisensi pelatih dari PERBASI sangat penting untuk melamar pekerjaan sebagai seorang pelatih atau mengajar di sekolah. Lisensi sebagai bukti bahwa yang bersangkutan benar-benar memiliki kemampuan dan skill dalam bidang tersebut.”ucap pria yang berprofesi sebagai wasit di Kabupaten Mojokerto ini.(*)


  • Akademik
  • Humas