Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

FOTO BERSAMA: seluruh panitia debat bersama dengan Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Hj. Siyaswati, M.Pd (tengah). SURABAYA- Guna meningkatkan kemampuan dalam berbahasa Inggris, Himpunan Mahasiswa (HIMA) English Student Union (ESU) mengadakan "Internal English Debate Competition 2017" di gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Dukuh Menanggal Unipa Surabaya. Dalam kompetisi debat tersebut mahasiswa bisa menyampaikan pemikirannya mengenai apa yang terjadi di lingkungan saat ini yang diungkapkan dalam bahasa Inggris,"ungkap Kepala Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Dr. Hj. Siyaswati, M.Pd. di sela-sela pembukaan. Sabtu, (11/3) Siyaswati mengatakan, mahasiswa jurusan bahasa Inggris adalah bagian dari regional, nasional, dan internasional yang akan terlibat dalam menuangkan aspirasi. Oleh karena itu, dalam English community dituntut untuk menggunakan bahasa inggris untuk meningkatkan pengetahuan sambil menggali drilling supaya bisa mahir. Tidak berhenti pada speaking tetapi kemampuan writing, reading, dan listening juga harus dikuasai oleh mahasiswa jurusan bahasa Inggris Unipa Surabaya. Menariknya, bagi peserta yang lolos dalam debat akan diikutsertakan ke tingkat universitas hingga nasional. Itulah sebabnya acara ini menjadi agenda tahunan di Prodi Bahasa Inggris agar bisa terus menggali mahasiswa-mahasiswa yang berpotensi dan berprestasi,"terangnya. Sementara itu, Nabila Nur Annisa Ketua Pelaksana mengatakan, ini salah satu program dari Department Talent and Interest HIMA ESU Unipa Surabaya. Kali ini diikuti oleh mahasiswa bahasa Inggris angkatan 2014 s.d. 2016. Peserta yang mengikuti ada 32 peserta yang dibagi ke dalam 16 tim. "Nantinya, tiap tim akan saling berdebat terkait tema yang diusung, yakni "All About Nationalism" sehingga yang akan dibahas terkait isu-isu yang sekarang tengah marak di negeri ini, seperti politik, ekonomi, sosial, dan sebagainya, "kata Nabila. "Debat ini menggunakan sistem gugur jadi yang bisa bertahan sampai final dialah pemenangnya, "ucap Nabila. Nabila juga menyampaikan tips bagi yang merasa kemampuan berbicara bahasa Inggrisnya minus, yakni harus sering-sering membaca berita atau artikel yang berbahasa Inggris baik on line maupun off line, hal ini agar terbiasa dan banyak kosa kata, sering dengarkan lagu barat dan menirukannya, dan banyak bertanya sama yang sudah berpengalaman. Tujuan dari diadakannya debat ini adalah untuk melatih mahasiswa berbicara dengan bahasa Inggris dan menggali critical thinking. Debat ini sebagai ajang latihan untuk belajar dan berpendapat. "Saya rasa tidak ada ruginya mengikuti debat ini toh masih di lingkup teman satu prodi,"kata Nabila.


  • Akademik
  • Humas