Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

KOMPAK: anggota resimen foto bersama dengan Yunus Karyanto, S.Pd., M.Pd. (Pembina MENWA Unipa Surabaya)

 

SURABAYA- Resimen Mahasiswa (MENWA) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kembali memberangkatkan anggotanya untuk melakukan Pendidikan Latihan Dasar (DIKLATSAR) di Depo Pendidikan Kejuruan (DODIKJUR) Malang. “Kali ini yang berhasil diberangkatkan setelah mengikuti uji tes kesehatan,  tes jasmani, dan tes mental ideologi ada 8 (delapan) orang yang siap untuk DIKLATSAR,”ucap Mohammad Syamsul Arifin Komandan SATMENWA 828 di sela-sela waktu upacara pembukaan. Senin, (27/2)

DIKLATSAR ini diikuti oleh Perguruan Tinggi se-Jatim. Ada sekitar 500 siswa MENWA yang mengikutinya dan alhamdulillah sudah kali ketiga Unipa turut berpartisipasi di dalamnya,”kata Syamsul.  Nantinya, siswa-siswa MENWA ini akan mendapatkan pelatihan ilmu militer seperti penggunakan senjata, taktik pertempuran, survival, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi, dan sebagainya. Pelatihan  dasar ini terbilang berat karena semi militer sehingga persiapannya pun harus matang terutama di satuan harus digodok bener-bener,”terang Syamsul.

Syamsul mengatakan, sebelum berangkat banyak latihan yang dijalani baik mandiri maupun gabungan dengan perti lain. Seperti latihan repling, lintas medan, navigasi, lari, push upback up, PBB, tata cara penghormatan militer, dan lain-lain. “Untuk DIKLATSAR pelatihan selama 3 (tiga) minggu mulai tanggal 27 Pebruari s.d. 18 Maret 2017. Selama waktu tersebut siswa-siswa MENWA akan dilatih khusus oleh coach dari TNI AD. Mereka akan mengikuti peraturan di sana mulai dari bangun pagi hingga istirahat. Namun, bagi yang sakit atau cidera ada perlakuan khusus bagi mereka,”ungkat Komandan SATMENWA 828 Unipa Surabaya.

Selain itu, mereka akan menerima materi khusus dari Komandan Dodikjur, Kepala Pemadam Kebakaran, Ketua Satpol PP, Komandan MENWA Mahasurya Jatim, dan Kepolisian. Materi yang disampaikan antara lain terkait leadership, sejarah Menwa, organisasi, lalu lintas, dan narkoba,”kata Syamsul.

Menurutnya, Satmenwa Unipa ini mulai dirintis kembali pada tahun 2014 setelah vakum selama sebelas tahun. Jadi, masih banyak hal yang harus dipelajari dan program DIKLATSAR ini adalah salah satu program wajib bagi anggota baru karena mereka dinyatakan sebagai anggota MENWA apabila telah mengikuti Pendidikan Latihan Dasar.

Menwa sendiri berfungsi sebagai barisan pemertahanan utama di kampus, pemberdayaan di bidang bela negara, membantu mewujudkan kampus yang kondusif, membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan dan program civitas akademik. Dengan tugas tersebut maka setiap anggota Menwa harus mendapatkan pelatihan yang benar agar dapat menjalankan tugasnya dengan mandiri,”terang Syamsul.


  • Akademik
  • Humas