Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SEMANGAT: Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Unipa Surabaya ajak peduli sampah

 

SURABAYA- Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan Unipa Surabaya, berkomitmen untuk berperan aktif dalam menanggulangi masalah sampah yang kian merajalela di lingkungan kampus. Salah satu hal yang mereka lakukan adalah melalui orasi berkeliling kampus untuk menginformasikan sekaligus mengajak para mahasiswa untuk peduli terhadap sampah. Senin, (6/3).

Gerakan ini diberi nama gerakan 3 jari,”ungkap Sitti Adiyaksa Fazrian Ketua Pelaksana Kegiatan. Menurutnya, nama tersebut sesuai dengan cara pengelolaan sampah yang harus melalui tiga proses, yakni pemilahan, composting, dan daur ulang sampah. “Melalui kegiatan ini kami harapkan dapat menyadarkan mahasiswa Adi Buana khususnya mahasiswa Teknik Lingkungan untuk peduli terhadap sampah. Kegiatan ini sekaligus memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada tanggal 21 Pebruari 2017 lalu,”terang Sitti.

Dalam orasi kali ini kami menggalakkan 2 botol 1 pohon. Hal itu, dikarenakan dua botol tersebut sama dengan satu kantong penuh sampah karena dalam proses di lingkungan butuh waktu yang lama  sehingga kita menyamakan dua botol  dengan satu pohon,”terang Sitti.

Tema yang diusung kali ini “Diet Sampah Dari Adi Buana Untuk Indonesia Bebas Sampah 2020”. Upaya ini untuk mendukung program tersebut sekaligus program Unipa Surabaya menuju Eco-Campus. Selain mahasiswa yang turut aktif di dalam program ini, Wakil Rektor III Drs. Pungut Asmoro, M.T, Wakil Dekan III Teknik Lingkungan Dra. Indah Nurhayati, ST., MT., serta dosen di lingkungan Unipa Surabaya turut berpartisipasi untuk menukarkan dua botol mereka dengan satu pohon,”kata Sitti. “

Sitti mengatakan, ada seratus bibit yang kami sediakan, lima puluh untuk tanaman toga dan lima puluh lagi untuk tanaman Hias. Untuk toga ada daun sirih, pandan, mint, jambu, kemuning, kumis kucing, kaca piring, kencur, dan lain-lain. Sementara untuk tanaman hiasnya ya bunga-bunga hiaslah,”tandasnya.

Sementara itu, Drs. Pungut Asmoro, M.T selaku Wakil Rektor III mengatakan pihaknya sangat mendukung kegiatan positif tersebut. Sebenarnya, Unipa Surabaya sudah mencanangkan sejak lama tentang program sampah ini, khususnya di kampus II Adi Buana yang memang di desain menuju ECO Campus.

“Salah satu dari program ECO Campus ini adalah kegiatan pengelolaan dan pengolahan sampah. Dari lembaga, melalui karyawan dan dosen sudah direalisasikan. Jadi, tempat sampah, penampungan sampah, kerjasama dengan pihak luar yang mengelola sampah juga sudah dilakukan.”Ungkap Pungut Asmoro. Menurutnya, saat ini yang perlu ditingkatkan adalah pengolahan sampah organik dalam kampus. Untuk itu, kami sediakan fasilitasnya, seperti rumah komposter. “Mahasiswa bersinergi dengan kegiatan kampus tentunya sangat disilahkan. Mereka juga diperbolehkan untuk membuat, merencanakan, dan melaksanakan program tentang kampus bebas sampah. Ini sekaligus untuk mendukung program Kota Surabaya,”terangnya.


  • Akademik
  • Humas