Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SURABAYA- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya tengah mempersiapkan diri untuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT). Salah satu bentuk persiapan yang dilakukan yaitu menggelar workshop AIPT dengan menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya Prof Ir Moses Laksono Singgih MSc MRegSc PhD IPU dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Acara tersebut berlangsung di Kampus II Dukuh Menanggal, Kamis, (19/1). Acara ini diikuti oleh seluruh ketua Program Studi Unipa Surabaya. Dalam acara tersebut Prof Moses memberikan tips tentang peningkatan akreditasi dari B ke A.

Menurut Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA Rektor Unipa Surabaya, perguruan tinggi itu ada sebuah ukuran dan akan kredibel apabila memenuhi standar sebagai perguruan tinggi seperti yang distandarkan secara nasional, Unipa Surabaya ingin melewati itu, oleh karenanya kami berusaha supaya mendapatkan reward atas perjuangan tersebut. Kami sedang mencoba untuk memperoleh akreditasi institusi “A”. Secara kebetulan pada tahun kemarin telah diinisiasi dari Kemenristek Dikti ada 23 perguruan tinggi baik PTN/PTS yang mendapatkan bimbingan teknis dan Unipa Surabaya sebagai salah satunya.

“Kami tidak ingin menjadi perguruan tinggi yang tidak konsekuen, tidak tanggung jawab, dan tidak reliabel maka sekarang memulai untuk mengubah program studi yang ada dari akreditasi B ke A. Untuk itu, saya membuat takeline “zero B”, sedangkan AIPT going to “A”. Unipa Surabaya memiliki 22 program studi, 4 (empat) diantaranya sudah terakreditasi “A”, antata lain Teknologi Pembelajaran, Pend. Kepelatihan Olahraga, Bimbingan dan Konseling, dan Akuntansi. Selanjutnya, kami target 60% atau 8 lagi prodi yang mendapat akreditasi A.”Ungkap Djoko Rektor Unipa Surabaya.

 Unipa Surabaya kini menyediakan ANPLAK atau software dari Amerika Serikat untuk mendeteksi penulisan yang plagiat. Hal itu, untuk mendukung dan menciptakan kejujuran ilmiah, sehingga para penulis akan berkreasi dengan kemampuannya sendiri bukan copy paste. ANPLAK ini akan sangat berguna untuk meningkatkan AIPT Unipa sendiri,”ungkap Djoko.

Sementara itu, Djoko Rektor Unipa Surabaya telah mentargetkan pada bulan Maret mulai reakreditasi prodi dan September optimis bisa raih akreditasi “A” untuk AIPT yang semula B. Untuk itu, banyak pembenahan yang dilakukan mulai infrastruktur, Sumber Daya Manusia (SDM), dan lingkungan perguruan tinggi. Tujuannya, kami berusaha membuat nyaman siapa pun yang berkunjung ke Unipa Surabaya.


  • Akademik
  • Humas