Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

PENGIBARAN BENDERA: Pasukan Paskibraka SMA ITP (Institut Taruna Pembangunan) saat persiapan pengibaran bendera.

 

SURABAYA- Unipa Surabaya menyelenggarakan upacara pengibaran bendera merah putih untuk memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Tentunya, tidak hanya mahasiswa yang terlibat melainkan seluruh civitas akademika turut berpartisipasi di dalamnya. Khidmad, itulah yang nampak saat serangkaian acara dilakukan. Dalam upacara tersebut Rektor Unipa Surabaya Drs. Sutijono berlaku sebagai pembina upacara bendera. Upacara yang dilaksanakan di lapangan kampus II Unipa Menanggal tersebut berjalan dengan lancar hingga akhir. Senin, (17/8)

Menurut Sutijono, Hari kemerdekaan memiliki makna tersendiri terlebih bagi Unipa Surabaya yaitu lebih menjaga persatuan dan kesatuan di dalam untuk membangun soliditas dalam era persaingan yang semakin ketat terlebih antar perguruan tinggi. Sutijono menambahkan bahwa saat ini, mengacu pada mutu dan martabat sehingga setiap prodi dibatasi nisba baik eksakta maupun sosialnya. Oleh karena itu, mau tidak mau universitas ini harus bekerja lebih kreatif di dalam menawarkan program-programnya supaya lebih menarik untuk masyarakat, orang tua, dan mahasiswa sendiri.

Sementara itu, Sutijono mengatakan Unipa saat ini cukup representatif, hal itu, bisa dilihat dari gedung-gedungnya yang tertata dengan memperhatikan lahan hijau supaya penciptaan iklim akademik itu menunjang sehingga mahasiswa akan lebih nyaman dalam belajar. Selain itu, badan penyelenggara Unipa kompak dan solid.

Menurut Sutijono masih banyak yang harus diperjuangkan agar bisa tetap bertahan. Pertama, ketaatan asas penyelenggaraan perguruan tinggi perlu diawasi, kedua, budaya menulis dan meneliti perlu ditingkatkan karena banyak penelitian dan penulisan akan mendongkarak secara nasional itu salah satu sumbangsi.

Saat ini Unipa sedang bersiap untuk meluncurkan kurikulum KKNI. Semua Prodi sudah mempersiapkan diri. Insyaallah, pada tahun ajaran baru siap direalisasikan. Sekarang Unipa berkerja sama dengan Sevima lembaga IT. Nantinya, akan tersambung dengan sistem IT Dikti PDPT sehingga semua aktifitas dari dosen dan mahasiswa terekam di sana. Tentunya, masih proses penyesuaian untuk migrasi data dari yang lama ke yang baru.”Terang, Sutijono.

Selain itu, untuk rasio dosen bisa dikatakan stabil. Beberapa waktu lalu telah dilakukan perekrutan dosen baru. Harapannya, dengan sistem teknologi yang baik akan bisa memanfaatkan media yang sesuai untuk meningkatkan mutu dan kualitas. “Tukas,  Sutijono. (rohma)


  • Akademik
  • Humas