Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

CEREMONY: Untung Lasiyono (Wadek II) saat memberikan sambutan dalam pembukaan seminar nasional mahasiswa prodi manajemen.

 

SURABAYA- Mengajar dan memotivasi tentunya sudah menjadi tugas seorang guru. Tetapi setelah melalui proses tersebut selanjutnya menjadi tugas dan tanggung jawab diri untuk mengembangkannya. Dari latar belakang inilah yang akirnya mendorong Prodi Manajemen Unipa Surabaya mewajibkan mahasiswa tingkat akir wajib menyelenggarakan kegiatan seminar. Bukan tanpa tujuan ini masuk kedalam mata kuliah yaitu seminar manajemen, walaupun hanya 2 SKS tetapi memiliki pengaruh yang besar terhadap kelulusan mahasiswa karena ini dinilai sebagai tugas akirnya. Menurut Menuk Kaprodi dari managemen mengatakan dengan adanya penyelenggaraan  seminar minimal mahasiswa tahu bagaimana prosesnya hingga bisa terbentuk suatu acara. Nantinya,  akan sangat berguna dalam dunia kerja. Karena yang di butuhkan bukan hanya orang yang pandai tetapi juga memiliki skill dan karakter yang baik. Untuk itu, seminar yang berlangsung di kampus II Menanggal Unipa Surabaya tersebut dihadiri banyak peserta. (21/6)

Sayang Rektor berhalangan hadir karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan, Kegiatan yang positif ini sangat didukung karena memiliki nilai yang positif. Semoga bukan hanya kegiatan ceremonial saja tetapi dampak positif yang diperoleh dari paparan, wawasan dapat menyerap pengalaman tersendiri dari para narasumber yang dihadirkan. Hal itu, diungkapkan Untung Lasiyono Wadek II dalam pembukaan acara.

Menuk menuturkan tidak membatasi kreatifitas mahasiswa dalam menentukan tema asal masih dalam koridor manajemen tak ada masalah. Tahun ini mahasiswa menyoroti tentang sumber daya manusia, saya pikir itu sangat baik, seperti halnya istilah “seberapa bagus suatu sistem, jika kualitas SDM nya jelek tidak akan dapat berkinerja. Demikian pula sebaliknya seberapa jelek suatu sistem, jika memiliki SDM yang baik maka akan memperbaiki sistem yang jelek tersebut”, untuk alasan inilah ini akan dikaji lebih jauh. Semoga dapat menambah wawasan keilmuan terhadap mahasiswa.

“Sebelumnya mahasiswa sudah dibekali dengan materi baik tentang SDM, pemasaran, maupun entrepreneur. kini tinggal mematangkan saja. Ini sudah kali ke tiga penyelenggaraan seminar untuk mahasiswa yang akan lulus dan ketiganya ini bisa dikatakan berhasil.”Terang Menuk.

 Sementara itu, penanggung jawab seminar Dedi Kurnialdi mengatakan telah menyiapkan dua pembicara baik dari akademisi maupun praktisinya. Ada M Yusak Anshori dari Univ. Ciputra dari akademisi dan Agusrini P Wilujeng  praktisi dari Novotel Hotel Surabaya. Untuk itu, ini menarik minat para mahasiswa baik dari prodi manajemen sendiri, PGSD, dan umum. Ada sekitar 300 mahasiswa yang memenuhi ruang seminar tersebut.

M. Yusak mengatakan, perkembangan SDM berbanding lurus dengan perkembangan teknologi. Hal ini yang menjadikan SDM itu sebagai kunci memasuki era baru. Narasumber pertama tersebut menekankan pada SDM yang GENDENK, merupakan kepanjangan dari Generalist, Effective, Notion, Dare, Education, Networking, and Knowledge. Dan M. Yusak menyarankan agar tidak buta dengan 3M membaca berita, melihat berita, maupun mendengar berita. Sedangkan Agustini menekankan bagaimana pengaruh Hire for Attitude, Treain for Skill yang sangat penting dalam menentukan kedudukan.Karena dalam proses rekruitmen hal ini sangat penting untuk menentukan kualitas.  Untuk itu, ubahlah mindset agar bisa menjadi pribadi yang terbuka dengan hal yang positif.”Tukas Agusrini. (*ma)


  • Akademik
  • Humas