Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SERIUS: Prof. Suryanto Guru Besar UNY (kanan) saat menyampaikan materi kurikulum 2013 di seminar yang di selenggarakan prodi matematika Unipa Surabaya.

SURABAYA- Kurikulum 2013 selalu menjadi bahan yang menarik untuk diperbincangkan. Sejak dulu permasalahannya sama yaitu bagaimana cara mengimplementasikannya. Menjadi guru yang baik saja tidak cukup karena dalam hal ini yang dibutuhkan adalah guru yang profesional yang mana seorang guru itu mampu berpikir dan mendisain pembelajaran. Hal itu, diungkapkan Prof. Suryanto dalam seminar nasional membangun paradigma baru pembelajaran matematika melalui implementasi kurikulum 2013 di kampus I Unipa Surabaya, Minggu (10/5).

H. Sutijono Rektor Unipa Surabaya, dalam pembukaan acara menyampaikan bahwasannya mengikuti seminar nasional itu untuk mengembangkan kompetensi, dan apa yang disampaikan pemateri itu adalah hal-hal yang perlu untuk diperhatikan karena itu adalah salah satu bekal ketika sudah terjun dilapangan menjadi guru dan mengajar siswa.

Menurut Habibul Asrori ketupel acara seminar, Seminar nasional ini merupakan agenda tahunan. Apa yang digagas juga sesuatu yang sekarang menjadi polemik di dunia pendidikan yaitu kurikulum yang berubah-ubah.

Dahulu pernah digagas bahwa kurikulum 2013 itu bagaikan nasi yang belum masak, oleh sebab itu, acara ini kita gelar. Konsep acaranya sendiri, pertama adalah paparan umum dan akan disusul dengan pembagian kelas parallel agar peserta bisa presentasi makalahnya.”terang Habibul.

Habibul menambahkan, peserta yang mengikuti seminar sekitar 300 peserta. Mereka ada yang dari Unipa ada pula yang dari luar Unipa Surabaya. Antusiasme mereka terlihat sekali saat sesi pertanyaan, seperti Titis Novia yang menanyakan tentang guru professional di abad 21, dan abu Bakar yang menanyakan peran guru agar bisa menjadi inspirasi buat murid.

            Menurut Yusuf Fuad pembicara kedua dari Unesa menerangkan, bahwa guru  sebenarnya tidak perlu khawatir dengan perubahan itu, guru harus mampu menjadi inspirasi buat murid dan mampu mendisain pembelajaran.

 Selain itu, long life learning itu kunci agar terus berupaya belajar tanpa menyerah. Guru yang baik adalah guru yang mampu menjadikan murid selalu belajar sepanjang hidupnya dan itu perlu pembinaan yang baik.” Terang Yusuf Fuad. (rohma).


  • Akademik
  • Humas