Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SURABAYA- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya makin melebarkan sayapnya di kanca asing, delegasi dari South China Normal University (SCNU) kemarin datang untuk berkunjung sekaligus berupaya menjalin kerjasama dalam bidang “pendidikan bahasa”. Rombongan dari South China tersebut antara lain Mr. Xiao Hua, Mr. Wu Jian, Professor Shaohua Chen, Lu Buo, Professor Baohua Wang, dan Vivian Teng. Kehadiran mereka disambut hangat oleh pihak Yayasan, Rektor, Dekan dan jajarannya di Kampus II Menanggal pada hari Jumat (26/4). Berawal dari latar belakang sejarah yang sama yaitu Universitas IKIP menjadikan kedua Universitas ini menjadi simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan apabila ada hubungan kerjasama.

“Rektor Unipa Drs. H. Sutijono, M.M. menambahkan kunjungan ini adalah suatu kehormatan bagi kami, terlebih dalam peningkatan mutu dan kualitas pendidikan bahasa, di Unipa sudah ada program studi bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dan SCNU memiliki jurusan bahasa Mandarin maka diharapkan kedua pihak bisa saling kerjasama. Mungkin tidak hanya itu, tetapi kerja sama ini dapat berlanjut baik dalam tukar menukar dosen (study banding) tentunya dalam waktu dekat ini akan ada MOU.

Mr. Xiao Hua, Ph.D, Prof. of Phisich Director, Office International Exchange & Cooperation mengungkapkan, kali pertama kunjungan kita ke Unipa adalah waktu yang sangat indah karena kami bisa mengenalkan kalau sekolah kami yang berada di sebelah Tiongkok kini sudah memiliki tiga cabang dan yang dibina dari S1 s/d S3. Siswa yang belajar disana tidak hanya mahasiswa asing tetapi juga mahasiswa lokal diantaranya untuk belajar bahasa Mandarin. Hal ini dengan harapan akan ada kerjasama lanjutan dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya.

“Tambah Mr. Dr. Professor Baohua Wang, College of International Culture,“ menegaskan rata-rata yang belajar di kampus kami untuk belajar dua bahasa. Kerjasama dengan Indonesia sudah 5 tahun, sekitar 200 mahasiswa Indonesia yang belajar disana. Jadi yang utama kami ajarkan adalah bahasa Mandarin dan bagaimana mengajar dengan bahasa Mandarin. Terangnya ”beasiswa bisa dimanfaatkan, tentunya yang terkait dengan persetujuan pemerintah, sedangkan beasiswa dari China yaitu dari Yayasan Convensius. Di sana kita menyediakan tempat pelatihan guru untuk bahasa Mandarin. Diharapkan untuk selanjutnya masih banyak mahasiswa yang bisa dikirim untuk belajar di  South China Normal University.

Sekretaris Yayasan PPLPPT (Perkumpulan Pembina lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi PGRI Adi Buana Surabaya) Djoko Adi Waluyo menambahkan bahwa “tindak lanjut dari pertemuan ini, kali pertama akan ada  kunjungan balik ke SCNU kemungkinan setelah lebaran. Ini bukan kali pertama Universitas dari luar negeri datang ke Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, sebelumnya sudah ada Malaya University, Edith Covan University, dan Pert Australia, tetapi sebelumnya pada bidang olahraga, dan seminar Internasional, “Terangnya” Pertemuan ini salah satu untuk menjawab tantangan di era globalisasi sebagai sarana untuk menjalin hubungan dengan kanca Internasional.

Menurut Djoko Adi Waluyo kerjasama dengan kampus asing selain kebutuhan untuk meningkatkan hubungan bilateral Negara juga bisa saling bertukar dalam pendidikan juga  untuk meningkatkan kredibilitas kampus. “ kunjungan SCNU ke Unipa berarti di unipa ada nilai plus karena tidak mungkin orang datang ke suatu tempat yang tidak memiliki daya tarik, “tukasnya. *Unipasby.


  • Akademik
  • Humas