Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Potong Tumpeng- Warek III Unipa melakukan potong tumpeng sebagai wujud syukur KKN-PPM telah selesai

 

UNIPA NEWS- Setelah sebulan diterjunkan dalam program KKN-PPM. Sebanyak 1687 mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya secara resmi ditarik kembali dari tiga Kecamatan yakni Kec Pacet, Mojokerto, dan Sedayu Gresik. Acara penarikan sendiri dilaksanakan dua hari tanggal 1 dan 2 Maret 2019. 

 

Berbeda dari tahun sebelumnya,  penarikan mahasiswa KKN di Kec Pacet dilaksanakan di kawasan Wisata Pater Park Ubalan  sedangkan yang lain dilaksanakan di kantor kecamatan masing-masing masing. 

 

Menurut Apri Irianto Ketua KKN PPM Unipa penarikan mahasiswa selalu disertai dengan gelar pasar produk sehingga lokasi wisata Water Park sangat potensial untuk mempromosikan hasil produk mahasiswa. "Kebetulan Pacet dekat dengan lokasi wisata, "terang dosen PGSD Unipa ini. 

 

  

Warek III Drs Pungut Asmoro bersama Camat Kecamatan Pacet dan sejumlah pejabat mengunjungi stan gelar produk hasil KKN-PPM

 

Dia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada para pejabat setempat yang telah memberikan banyak kemudahan sehingga mahasiswa bisa memperoleh pengalaman yang berharga di sini.  

 

Ada aneka produk yang dipamerkan,  antara lain olahan dari rempah seperti jahe, kelor, dan tanaman toga lainnya. Selain itu ada alat peraga edukatif untuk PAUD,  peta wilayah, hantaran, asesoris, dan lain sebagainya. Setiap karya produk KKN-PPM yang dihasilkan mendapat apresiasi positif dari Camat, Danramil,  Kapolsek, Kepala Desa maupun Kepala Dusun yang hadir di puncak acara ini. 

 

Drs H Mohammad Malik MM Camat Kecamatan Pacet khususnya sangat berharap program ini terus rutin dilaksanakan setiap tahun agar  bisa mengispirasi masyarakat untuk membangun dunia usaha mandiri mengingat Pacet sendiri dikenal sebagai kawasan wisata. 

 

Dr Dra Sukarjati MKes Kepala LPPM Unipa mengatakan,  75 persen program yang digagas telah dilaksanakan dengan baik. Kami berterima kasih pada camat, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, yang telah memberikan arahan pada mahasiswa sehingga program mereka bisa berjalan lancar. 

 

"KKN-PPM tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat setempat melainkan juga mahasiswa yang menjalankan, sebab membantu mereka mengembangkan diri dan belajar hidup bermasyarakat, "tambah perempuan berhijab tersebut.  

 

Alfia Muthmainnah Baskara salah satu peserta KKN dari desa Gondang mengungkapkan, rasa bahagianya karena program 30 hari ini telah tuntas dilaksanakan bahkan ada banyak program tambahan yang kelompok kami lakukan selama KKN, seperti mengajari fotografi,  mengajar di sekolah,  membersihkan tempat ibadah, hingga bakti sosial menanam 1500 pohon.

 

 

"KKN ini memberikan banyak pelajaran berharga buat saya sendiri khususnya,  bagaimana belajar mandiri jauh dari orangtua, membangun chemistry dengan kawan baru dan juga masyarakat. Akan tetapi,  saya pribadi juga sedih karena baru saja merasakan hangatnya dengan keluarga baru sudah harus berpisah,"jawab aktivis UKM Delphy Entertainment ini haru. 

 

Di wisata Water Park penarikan ini oleh Wakil Rektor III Drs Pungut Asmoro ST MT,  di Kec Gondang Warek Dr Untung Lasiono MSi Warek II, dan di Sedayu oleh Warek I Dr Hartono MSi.  Secara keseluruhan ceremoni penarikan berjalan dengan lancar.  

 

 

 


  • Humas