Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

PENGUKUHAN- Pengukuhan Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Masa Jabatan Tahun 2019-2024 Dr Marianus Subandowo MS dilakukan oleh Ketua Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP) PGRI Prof Dr Supardi Uki Sajiman MM MPd

 

Surabaya- UNIPA NEWS Pengukuhan Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Masa Jabatan Tahun 2019-2024 Dr Marianus Subandowo MS dilakukan oleh Ketua Badan Pembina Lembaga Pendidikan (BPLP) PGRI Prof Dr Supardi Uki Sajiman MM MPd di Gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Unipa Dukuh Menanggal Surabaya. Selasa, (14/1). 

 

Dalam momen instimewa ini, dihadiri oleh Kepala LLDikti Wilayah VII Jawa Timur Prof Dr Ir Suprapto DEA, Ketua Umum PB PGRI Pusat Prof Dr Unifah Rosyidi MPd, Ketua dan Pengurus PPLP PT PGRI Surabaya, Ketua PGRI Provinsi Jatim dan Kota Surabaya, Dewan Penyantun Unipa, dan Pimpinan Perguruan Tinggi PGRI se-Jatim.

 

Pengukuhan ditandai dengan penandatangan Naskah Pakta Integritas oleh rektor yang disaksikan oleh Ketua BPLP PGRI dan Ketua PPLP PT PGRI Surabaya Prof Dr Iskandar Wiryokusumo MSc.

 

 

Prof Suprapto Kepala LLDikti Wilayah VII Jatim dalam sambutannya menyampaikan, dari 4312 perguruan tinggi di Indonesia, Unipa Surabaya menempati peringkat 78, di Jawa Timur menempati posisi ke-7 perguruan tinggi  terbaik, dan 5 terbaik se-Surabaya. Menurutnya, ke depan harus ditingkatkan lagi agar lebih profesional dan bermutu. Sebelum mengakhiri sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada rektor baru Unipa dan berdoa agar lima tahun ke depan bisa membawa Unipa lebih maju lagi.

 

Sementara Drs Sutijono MM PPLP PT PGRI Surabaya menekankan pada nilai-nilai kekeluargaan, taat asas, toleransi, dan  tidak boleh amatiran atau harus bersikap profesional.  Sutijono berpesan dalam istilah jawa Ojo nggugu karepe dewe,  benere dewe,  senenge dewe, lan menange dewe, semua harus satu 'Adi Buana'.

 

Sementara itu, Drs Subandowo MS Rektor Unipa Surabaya mengatakan, Unipa harus melakukan kolaborasi pada stake holder yang mendedikasikan diri pada dunia pendidikan. Supaya proses pendidikan yang kita lakukan bisa diterima di masyarakat dan mereka punya harapan yang baik terhadap masa depannya. Oleh karena itu, kita tidak bisa main-main, dalam proses mutu adalah segalanya sehingga kita semua harus kerja keras yang cerdas.

 

"Yang paling penting bagimana kita bisa beradaptasi dengan zaman, dimana kaum milenial sekarang menempati posisi yang kuat dalam pembangunan dan peradaban sehingga ke depan kita bisa memberikan harapan yang positif sehingga  mereka bisa berkembang dengan baik dan bekerja sesuai dengan bidangnya,"terang Mantan Kapala LPPI Unipa tersebut usai pengukuhan.

 

 


  • Humas