Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Pembukaan- Menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya (dari kiri) Dr Sambira Mambela MPd Kaprodi PKh Unipa, Dr Praptono MEd Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud, Dr Hartono MSi Wakil Rektor I Unipa, dan Dr Jarwanto MPd Wakil Rektor IV Unesa.

 

Surabaya- Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud  Dr Praptono MEd mengatakan, bahwasanya pemerataan pendidikan dan akses bagi disabilitas masih menjadi PR besar bagi kita semua. Persoalan anggaran pendidikan dan proses rekruitmen guru juga sudah semestinya dikaji ulang agar bisa mendapatkan guru yang berkualitas sesuai dengan bidangnya. Hal ini disampaikan dalam Kuliah Umum "Peran Guru di Era 4.0" yang diselenggarakan Program Studi Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Selasa, (22/10)

 

"Di sebagian daerah juga masih ada yang belum berdiri Sekolah Luar Biasa (SLB), sekalipun ada kondisinya kurang baik,"tuturnya. Kami telah menyiapkan unit pembelajaran jenjang SD dan SMP untuk tema pembelajaran inklusif. Kita tidak lagi bimtek sentralistik tapi berbasis zonasi guna perbaikan kualitas pembelajaran tersebut.  

 

"Pemerintah saat ini juga tengah memberlakukan zonasi pendidikan sebagai upaya untuk pemerataan dan akses agar bisa meningkatkan kualitas sekolah,"terang Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Dasar Kemendikbud ini.  

 

Menurutnya, SDM Indonesia masa depan harus berkarakter kuat, multi kecakapan abad 21 dan bersertifikat, elastis dan pembelajar sepanjang hayat, inovatif dan entrepreneur, dan kewargaan global. 

 

Hadir dalam kegiatan kuliah umum ini Dr Hartono MSi Wakil Rektor I Unipa. Pada kesempatan ini beliau menyampaikan lahirnya PKh di lingkungan FKIP memberikan warna tersendiri. Sehingga, perlu ada kolaborasi termasuk dengan Himaprodi.  

 

"Terkait topik yang dibahas dalam menyongsong era 4.0 tentunya ini tidak gampang dan membutuhkan peran dari semua pihak termasuk perguruan tinggi yang menghasilkan guru yang profesional di bidangnya khususnya yang menangani anak berkebutuhan khusus.  

 

Menyambung warek I Unipa, Dr Jarwanto MPd Wakil Rektor IV Unesa mengatakan, ini PR besar kita semua bagaimana meningkatkan keilmuan kita untuk beradaptasi dengan teknologi informasi. Oleh karena itu, mulai sekarang harus mulai menata diri untuk memberi kontribusi pada negara khususnya untuk difabel. 

 

 

 


  • Akademik
  • Humas