Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Eksklusif: foto bersama jajaran senat Universitas PGRI Adi Buana Surabaya di GOR Hasta Brata

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Semester Genap 2018/2019, di Gelora Hasta Brata pada tanggal 19-20 Oktober 2019. Sebanyak 1.521 orang dikukuhkan sebagai wisudawan di acara tersebut.

 

Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA menegaskan empat hal kepada para wisudawan, yakni jangan menjadi katak dalam tempurung, wisudawan perlu untuk terus melatih kompetensinya dan menambah jam terbang belajar di luar apa yang sudah diperolehnya di kampus selama ini. "Dengan begitu, maka pengetahuan dan wawasan akan terus bertambah," kata rektor yang pernah menempuh studi S3 di Jose Rizal University of Philippines ini.

 

Selanjutnya, hidup harus sungguh-sungguh dan menjadi diri sendiri. Satu hal lagi yang tidak bisa dianggap remeh adalah jangan berpikir untuk golongan, namun harus berpikir untuk kemaslahatan yang lebih luas, yakni untuk negara Indonesia.

 

Saya sudah bekali mereka semuanya, intinya saya tidak ingin mereka lancip di bidang akademik tetapi hati nuraninya tetap berkembang. Oleh karenanya, di Adi Buana tetap mengunggulkan karakter seorang-orang  menjadi orang yang sopan, peduli, amanah terhadap pekerjaan, gigih di dalam keinginan, dan inovatif di dalam suatu keunggulan di dalam mencapai suatu tujuan,"tutur Djoko AW.

 

"Mereka yang lulus ini sangat luar biasa. Sebab, mereka ini sudah memberikan support besar kepada kampus, sehingga dalam tiga tahun berturut-turut, bisa membuat kampus Unipa Surabaya masuk 100 besar perguruan tinggi terbaik se-Indonesia,"terang  penggiat pramuka tersebut.

 

Penerima penghargaan bintang melati Presiden RI ini juga berharap agar nantinya rektor yang bakal menggantikannya akan bisa membawa Unipa jauh lebih melesat lagi menjadi kampus yang lebih berkualitas.

 

Sementara itu, Dra Indah Nurhayati ST MT Ketua Pelaksana Wisuda menerangkan, ada penghargaan bagi wisudawan yang berprestasi. Diantaranya, Putri Devi Lestari dari Prodi Bahasa Inggris. Putri pernah menjadi juara debat, mendapat beasiswa di Malaysia dalam program Asia Student Summit dan di Thailand dari Silpakorn University International Colledge, sekaligus aktivis di Asean Youth Center Unipa. Kedua, Nadia Nur Afifah, Prodi PVKK Konsentrasi Tata Boga Dia telah merampungkan empat buku tentang kuliner dan diterbitkan oleh Gramedia di tahun 2016-2017.

 

Teguh Susanto mahasiswa berprestasi dari Prodi Statistika

 

Selain itu, ada Teguh Susanto, Fakultas MIPA yang ber IPK 3,77. Teguh sering memenangkan lomba infografis. Meskipun dia dari keluarga sederhana, dia berhasil menyabet juara III Infografis di IPB, juara favorit di Universitas Mulawarman, dan finalis infografis di Universitas Diponegoro.

 

Putri Devi Lestari mahasiswa berprestasi dari Prodi Pendidikan Bahasa Inggris

 

 

Ditemui di sela acara wisuda, Putri mengucapkan terima kasih kepada universitas yang telah memberikannya pengalaman yang luar biasa selama mengenyam pendidikan di Unipa. Dia juga berpesan kepada adik-adik tingkat untuk terus menggali potensi yang dimiliki agar bisa mengukir prestasi terbaik selama kuliah. (*)

 

 


  • Akademik
  • Humas