Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA saat menjadi narasumber di SNHRP-II

 

Surabaya - Sebanyak 150 pemakalah dari seluruh Indonesia mengikuti seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Univesitas PGRI Adi Buana (Unipa )Surabaya, Jumat (18/10). Yang di gelar di Kampus II menanggal.

 

Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA mengatakan, hasil-hasil riset tidak boleh hanya duduk di singgasana perpustakan, harus mampu di daratkan diruang public, sehingga hasil –hasil riset itu bisa di cek langsung oleh masyarakat apakah memiliki nilai guna untuk membangun masyarakat.

 

“Jadi sebuah hal yang bulshit apabila perguruan tinggi riset tapi tidak bisa digunakan pada masyarakat. Untuk langkah pertamanya harus ada seminar hasil, diseminar hasil ini akan diketahui tingkat manfaat kemudian bisa didokumentasi sebagai alat untuk membuat rancangan yang lebih baru lagi,” ujarnya.

 

Djoko juga menjelakan, semua harus mempunyai nilai daya guna di masyarakat, jadi hasil riset  adalah hasil yang digunakan oleh masyarakat bukan hanya sebagai kajian- kajian teorian yang menumpuk di perpustakaan.

 

Tentunya Unipa tidak hanya mengandalkan hibah dari pemerintah tapi Unipa juga mengucurkan dana ke dosen-dosen dan ini alat pemicu bagi mereka untuk meningkatkan dirinya sebagai seorang akademisi jadi tidak hanya mengajar saja tapi harus riset dan diabdikan kepada masyarakat.

 

“Saya sangat bangga kepada mereka, reputasi mereka di bidang riset mereka berada di klaster madya, klaster yang bergengsi juga. Kita inginnya ke klaster yang lebih tinggi klaster mandiri,” ujarnya.

 

Tetapi kalau masuk ke klaster itu semua biaya riset harus di tanggung Universitas ini yang jadi problem juga untuk kemampuan daya dukung. Kemudian untuk pengabdian masyarakat kita pada posisi klaster baik bahkan hanya beberapa perguruan tinggi yang masuk ke klaster baik.

 

Dr Suning SE MT Ketua Pelaksana Acara kegiatan SNHRP II

 

Dr Suning SE MT Ketua Pelaksana Acara  mengatakan, acara ini dimaksudkan untuk mempublikasikan hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa, bisa jadi penelitian yang sudah dilakukan antara dosen bekerjasama dengan para industri juga.

 

“Dan seminar seperti ini masih jarang dilakukan oleh perguruan tinggi lainnya yang kebanyakan selama ini hanya hasil penelitian saja, sementara hasil pengabdian yang dilakukan oleh dosen mulai tahun ini sudah didanai oleh kemenristekdikti sehingga para dosen yang sudah melakukan pengabdian itu perlu mempublikasikan hasilnya melalui seminar,” terangnya.

 

"Oleh karenanya Universitas PGRI Adi Buana menyelenggarakan rutin tiap tahunnya seminar hasil riset dan pengadian. Kali ini peserta yang ikut dalam seninar ini sebanyak 150 orang, antara lain dari Universitas  ITB, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas dari Jepara, NTT dsb,"tandasnya. 

 

 


  • Akademik
  • Humas