Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Pemilu raya- Drs Sutijono MM Sekretaris Badan Penyelenggara memasukkan kartu suara di Gelora Hasta Brata Adi Buana

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana Surabaya sedang  melangsungkan proses pemilihan rektor (pilrek) masa jabatan 2019-2024. Ada tujuh nama bakal calon rektor yang lolos tahap kedua namun satu diantaranya mengundurkan diri sehinga tinggal enam kandidat yang mengikuti proses polling calon rektor kali ini. Kamis, (19/9).

 

Enam bakal calon rektor  (bacarek) yang terpilih, antara lain Dr Hartono MSi, Dr Agung Pramujiono MPd,  Prof  Dr Gempur Santoso MKes, Dr I Wayan Arsana MPd,  Dr Ika Ismurdyahwati MSn, dan Dr Subandowo MS. 

 

Ir Djoko Sutrisno MKom Ketua Pelaksana Pilrek mengatakan, DPT pilrek diikuti seluruh warga Adi Buana sejumlah 543 yang dibagi tiga kelompok yakni  PPLP PT PGRI Surabaya  8 orang,  dosen 274 orang, tendik 171 orang,  dan mahasiswa 38 orang dari perwakilan sema fakultas dan 52 orang dari himaprodi. 

 

 

"Konsep pilrek di Unipa meliputi tiga tahap, yaitu tahap penjaringan, tahap pemberian pertimbangan, dan penetapan oleh PPLP PT PGRI,"kata Sutrisno. "Jadi, ini tahap penjaringan yang terakhir yang akan diambil 3 kandidat dengan polling tertinggi yang nantinya akan dipertimbangkan di rapat senat kemudian proses akhir di PPLP PT PGRI untuk ditetapkan sebagai rektor,"terangnya.

 

Drs Sutijono MM Sekretaris Badan Penyelenggara mengatakan, proses pemilihan diawali dari penjaringan atau inventarisasi calon dengan syarat, antara lain sudah mengabdi 15 tahun di Unipa, bergelar doktor, dan mempunyai skala akademik lektor. "Ini adalah proses pembelajaran untuk demokrasi di Unipa, setalah inventarisasi ada 21 orang yang memenuhi syarat dan yang bersedia mencalonkan diri ada 7 orang dan menyampaikan rencana program kerjanya masing-masing,"ucap Sutijono.

 

Sutijono mengungkapkan, dari 7 orang bacarek hanya 6 orang yang melanjutkan dan 1 orang mengundurkan diri. Jadi dari 6 orang ini visi-misi dan program kerjanya disosialisasikan ke warga Adi Buana dan hari ini saatnya dilakukan polling. Dia berharap yang terpilih nantinya bisa mengemban amanat dari warga Adi Buana yaitu mengembangkan Adi Buana ke depan agar lebih maju, lebih besar, lebih bermartabat, dan tentunya membawa kesejahteraan bagi warga Adi Buana Surabaya.

 

Sementara itu, Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA mengatakan, pihaknya ingin demokrasi bukan hanya sekadar teori yang duduk di singgasana atau library tapi demokrasi harus mampu diaplikasikan dan universitas harus mampu mengaplikasikan demokrasi dan itu dibangun sejatinya. Hal ini akan diaplikasikan di pilrek dan ini adalah langkah yang indah untuk mengajak adik-adik saya untuk berdemokrasi seperti teori yang dipahami.

 

"Ini untuk menggelorakan jangan sampai pilrek adem ayem tetapi ada sesuatu yang mampu dijual dan masyarakat mengetahui semuanya bahkan menariknya semuanya terlibat dalam demokrasi ini mulai mahasiswa, dosen, dan tendik. Pihaknya juga berharap rektor mendatang bisa melanjutkan dan bisa membawa Unipa lebih maju, sejahtera dan tidak lupa mengandalkan teknologi informasi dan humanisasi.  

 

 


  • Akademik
  • Humas