Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Unipa Surabaya

 

Menanggal- Memasuki Tahun Akademik 2019/2020 Universitas PGRI Adi Buana atau Unipa Surabaya menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). Kali ini diikuti kurang lebih dua ribu mahasiswa. Pada kesempatan yang sama Unipa juga menggelar kegiatan Orientasi Akademik Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Angkatan IV di Gedung Ajang Gelar untuk meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia.

 

PKKMB akan berlangsung selama empat hari mulai tanggal 5 s.d. 8 September 2019. Kegiatan ini diikuti seluruh mahasiswa baru jenjang S-1 yakni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik Industri, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), dan Fakultas Ilmu Kesehatan.

 

Kegiatan penyambutan mahasiswa baru yang diadakan di Gelora Hasta Brata ini dibuka langsung oleh Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA yang ditandai dengan pemukulan gong. Nampak, Rektor didampingi oleh Dr Hartono MSi Wakil Rektor I dan Dr Untung Lasiono MSi Wakil Rektor II Unipa Surabaya.

 

PKKMB Unipa merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan setiap memasuki tahun akademik baru yang harus diikuti oleh mahasiswa baru dengan tujuan pengenalan lingkungan kampus serta menanamkan jiwa kebangsaan bagi para mahasiswa. Salah satunya melalui kuliah umum dan di hari pertama ini menghadirkan Kepala Lembaga Layanan Dikti (LLDIKTI) Wilayah Jawa Timur Prof Dr Ir Suprapto DEA yang mengangkat tema Perguruan Tinggi pada Era Revolusi 4.0.

 

Djoko AW Rektor Unipa mengungkapkan, berkaitan dengan era revolusi industri 4.0 mereka harus memahami bahwa proses digital sudah masuk ke relung-relung manusia Indonesia. Di samping itu, kita harus mengingat kembali bahwa kita ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang tersebar dengan 17.600 pulau harus direkatkan. “Boleh kita di era digital tetapi Unity University, Satu Nusa Satu Bangsa, Bhineka Tunggal Ika tetap kita kuatkan di dalam acara ini,”ucapnya.

 

“Tentunya, mereka harus tidak lupa untuk meningkatkan diri, toleransi yang tinggi, tegur sapa, menghargai, untuk menjadi warga bangsa yang berbudaya,”tambah Djoko. Kolektor pernak-pernik pramuka ini juga menghimbau agar mahasiswa tidak boleh phoby terhadap teknologi akan tetapi juga tidak maniak terhadap teknologi, jadi bagaimana dia memahami secara technophilia dirinya digerakkan untuk memanfaatkan teknologi dan teknologi memberikan nuansa atau tidak lari dari kemanusiaan atau dehumanisasi.

 

Maulidya Dwi Ananda Mahasiswa Baru FKIP PGSD juga menyambut baik kegiatan PKKMB ini. Menurutnya, PKKMB Unipa jauh dari perploncoan melainkan diisi dengan kegiatan yang menambah wawasan mahasiswa tentang lingkungan kampus dan mempersiapkan diri untuk menghadapi era industri 4.0. Saya sangat bangga bisa diterima di Adi Buana yang merupakan salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. “Di sini fasilitasnya lengkap dan akreditasi prodi yang saya pilih yakni Program Studi Guru Sekolah Dasar (PGSD) sudah terakreditasi ‘A’ dan itu menambah kepercayaan diri saya,”katanya bangga.


  • Akademik
  • Humas