Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

 

Bermain Game: Djoko AW mengajak para peserta bermain sambil bernyayi lagu Pramuka.

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kembali membuat gebrakan baru dengan mengadakan kegiatan Kursus Mahir Dasar (KMD) untuk para Wakil Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi di lingkungan Unipa Surabaya. Kegiatan ini bekerjasama dengan Kwarda Jawa Timur. Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ke depan mulai tanggal 5-7 Agustus 2019 ini dilaksanakan di Puri Gendis Trawas. Sebelumnya, pelatihan ruang dilaksanakan di Kampus II Adi Buana Dukuh Menanggal Surabaya.

 

Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA mengungkapkan, pelayanan terhadap mahasiswa itu harus hospitality yakni menyenangkan, gembira, penuh arti, tiada kebencian dan iri hati. Menurutnya, pendidikan itu akan berlangsung dengan baik kalau itu ada dan sarananya adalah melalui Gerakan Pramuka karena Pramuka itu di dalam janjinya dan dharmanya menunjukkan itu semua.

 

Inilah yang sekarang saya gali sehingga mereka harus dipramukakan bahkan nanti secara beruntun saya akan meminta kepada yayasan dan perkumpulan untuk mengadakan gathering mereka pramuka bersama anak-anaknya dan kita akan memanfaatkan Kampus III Edu Park Adi Buana yang ada di Kalikatir-Mojokerto, ini untuk membuat mereka supaya menjadi pelayan terbaik universitas.

 

Djoko AW foto bersama dengan para peserta KMD

 

“Pertama kali pimpinannya dulu ketika pimpinannya kena bahwanya pasti kena itu rumusnya,"ucap Djoko AW. Jadi, kita lihat nanti para pemimpin itu akan menjadi agen dan selter yang mengembangkan pikiran-pikiran itu,”kata Sekretaris Komisi Kerjasama Dalam Negeri Kwartir Nasional ini.

 

“Era global adalah era di mana membentuk kesejawatan, persaudaraan atau brotherhood, ini adalah era untuk kebersamaan dan Pramuka itu mempunyai identitas ikon sebagai brotherhood artinya setiap pramuka adalah saudara pramuka di dunia dan saya welcome kalau nanti ada Pramuka dari Inggris, Amerika atau negara lainnya saya sambut bahkan saya ajak camping di kampus III Kalikatir.

 

Para peserta sedang mendirikan tenda sesuai dengan golongan kelompoknya

 

Sementara itu, Ayong Liananwati Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling Unipa mengatakan, pihaknya baru pertama kali mengikuti kegiatan KMD tapi sangat luar biasa kesannya karena di sini diajarkan untuk kreatif, bekerjasama, dan disiplin. "Padahal sebelumnya saya terkenal molor dan terkenal lelet,"kata Ayong sambil tertawa. 

 

Menurutnya, dengan adanya kegiatan seperti ini saya merasa akan merubah kedisiplinan saya sendiri karena saya banyak belajar dengan teman-teman tentang berbagi dan berpikir secara cepat dan tepat sehingga dalam suatu kepemimpinan saya rasa ini sangat penting sekali, misalnya ketika kita punya permasalahan di prodi bagaimana kita harus bertindak secara cepat untuk menyelesaikan permasalahan ini.     

 

“Tentunya, saya akan membagikan bekal yang saya dapat dari sini kepada mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan mahasiswa, misalnya di lingkup prodi kami ada Orientasi Mahasiswa Baru (Orimaru) namun saya rasa selama ini orimaru kurang begitu mengajarkan tentang kedisiplinan kepada mahasiswa baru,”tuturnya. Melalui bekal ini saya akan berbagi dengan teman-teman di prodi,”terang Ayong.

 

Ekspresi kebahagiaan para peserta di bumi perkemahan

 

Djoko AW Rektor Unipa saat menjadi pembina upacara di Trawas Mojokerto

 

Para peserta KMD tertib mengikuti upacara pebukaan, Dr Untung Lasiono MSi sebagai pemimpin upaca

 

Djoko AW saat membuka acara perkemahanditandai dengan melepas tali

Selfi dengan peserta saat mengunjungi salah satu tenda

 

 

 

 

 

 


  • Akademik
  • Humas