Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

PEMBUKAAN: Drs Djoko Adi Waludjo ST MM DBA Rektor Unipa Surabaya saat membuka acara Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan SN-Dikti

 

Surabaya - Dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar Pelatihan Pembelajaran Berorientasi Kurikulum Berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dan SN-Dikti di Kampus II Unipa Dukuh Menanggal Surabaya. Jumat, (22/2).

 

Acara ini dibuka oleh Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Waludjo ST MM DBA. Dalam sambutannya, Djoko mengatakan, pelatihan ini untuk meningkatkan kompetensi dosen yang kaitannya dengan pengembangan RPS berorientasi pada KKNI dan SN-Dikti.  Sehingga, nantinya bisa melahirkan pemikiran-pemikiran yang cerdas untuk dunia pendidikan.

 

"Kita harus tahu dan sadar bahwa kemajuan teknologi terus menerus dan tidak bisa kita berkejaran terus, untuk itu dosen harus dibekali dengan kurikulum yang sesuai dengan resonansi kemajuan teknologi," kata kolektor aksesoris pramuka ini.

 

Pada kesempatan kali ini, Unipa mendapatkan kepercayaan dari Direktorat Pembelajaran Kemenristek Dikti untuk menyelenggarakan pembekalan kaitannya dengan pembelajaran berbasis KKNI dan SN DIKTI. "Kami manfaatkan kesempatan ini untuk belajar lebih dalam, agar kurikulum yang kita buat dan pembelajaran yang akan kita laksanakan akan sesuai atau inline dengan resonansi kemajuan teknologi," ujarnya.

 

menurut Djoko, jangan sampai apa yang diajarkan di kampus seperti menara gading tapi ketika aplikasi mahasiswa tidak bisa apa-apa, oleh karenanya kita harus kerjasama dengan stakeholder atau user pemakainya. Jadi kita harus bekerjasama dengan industri karena lulusan perguruan tinggi nanti akan digunakan oleh perusahaan-perusahaan itu.

 

"Disini biasanya kami melakukan praktik kerja dilapangan sehingga mereka mendapatkan informasi yang terbaru, khususnya mahasiswa Teknik Industri misalnya dia harus terjun di dunia industri," ungkapnya.

 

Dr Syamsul Arifin Tim Belmawa memberikan paparan materi

 

Narasumber yang dihadirkan dalam pelatihan kali ini berasal dari tim KKNI Belmawa (Pembelajaran dan Kemahasiswaan), yaitu Prof Ir Hendrawan Soetanto MRur Sc PhD dan Dr Ir Syamsul Arifin MT.

 

Di Gedung Soelaiman Joesoef, pelatihan ini diikuti sebanyak 300 peserta dari dosen Unipa Surabaya maupun dosen dari beberapa universitas swasta di Surabaya, yakni Universitas Surabaya, Hang Tuah Surabaya, Bhayangkara, Universitas Tujuh Belas Agustus, Wijaya Kusuma, dan Narotama. 

 

Menurut Syamsul Arifin Tim Belmawa kurikulum perguruan tinggi dirancang untuk dapat menghasilkan lulusan yang mempunyai kompetensi sesuai dengan SK Menristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Perguruan Tinggi dan Undang-Undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi serta Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012 tentang KKNI.

 

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa  kurikulum harus dibuat sejalan dengan visi-misi yang dimiliki Perguruan Tinggi, selain dalam penyusunan kurikulum harus disesuaikan dengan era industri 4.0 agar dapat menghasilkan lulusan yang unggul dan berkarakter. "Untuk mencapai hal tersebut tentunya harus didukung dengan kehidupan kampus yang berorientasi pada  kurikulum," ujarnya.

 

KETUA PELAKSANA: Dr Hartono MSi saat menyampaikan laporan kegiatan


  • Akademik
  • Humas