Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

BERI PAPARAN:  Prof. Dr. Jocelyn B. Bacasmot Dean of College of Teacher Education didampingi Prof. Maribel Casinto-Abalos Secondary Program Head College of Teacher Education saat memberi paparan kejasama di Unipa Surabaya

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana Surabaya makin dilirik oleh kampus-kampus asing. Kali ini dua delegasi dari University Mindanao, Philippines yang ingin menjajaki kerja sama dengan Unipa Surabaya. Delegasi dari Mindanao tersebut adalah Prof. Dr. Jocelyn B. Bacasmot (Dean of College of Teacher Education) dan Prof. Maribel Casinto-Abalos (Secondary Program Head College of Teacher Education).

 

Drs Djoko Adi Waludjo ST MM DBA Rektor Unipa Surabaya secara langsung menyambut kedatangan delegasi dari University Mindanao, Philippines. Nampak, Rektor Unipa Djoko AW didampingi oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Dr Suhari SH MSi, Direktur Pascasarjana Dr Rufii, Ketua Program Studi Bahasa Inggris Dr Siyaswati MPd, dan para dosen Unipa Surabaya.

 

Turut hadir pula di acara ini Kepala Lembaga Hubungan Internasional, Humas, dan Protokoler (LHIHP) Drs Widodo ST MKom, Kepala Lembaga Hubungan Internasional Irfan Rifai PhD, dan Kepala Protokoler Bisma Arianto SE MM.

 

 

Menurut Djoko AW antara Unipa Surabaya dan UM sama-sama memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan oleh karena itu ia berharap akan ada kerja sama yang saling menguntungkan nantinya. Pada kesempatan ini, Djoko tak lupa mengenalkan jargon Semangat PAGi Unipa, simbol bunga matahari, logo, hingga penayangan video profil.  

 

Dean of College of Teacher Education Prof. Dr. Jocelyn B. Bacasmot mengungkapkan, kedatangannya kali ini untuk menjalin hubungan kerjasama antara University Mindanao Philippines dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam waktu dekat ini. Dia mengatakan, Faculty Exchange dan student Exchange adalah salah satu hubungan kerjasama yang ingin di jalin dengan Unipa.  

 

"Untuk pertukaran dosen kurang lebih 1-6 bulan yang akan difasilitasi ruang kerja sendiri dan akomodasi, selain itu di University Mindanao, Philippines akan menerima program studi apapun tanpa pilih-pilih,"terang Jocelyn. Menurut Dia, akan ada perbedaan waktu untuk student & staff exchange yakni bulan Juni untuk Indonesia ke Filipina dan September untuk Filipin ke Indonesia. "Adanya perbedaan ini sama sekali tidak akan menimbulkan masalah,"terangnya. Sementara untuk program Sea Teacher waktu, syarat, dan pelaksanaannya tetap sesuai dengan Seameo,"tambahnya.

 


  • Akademik
  • Humas