Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SELFIE: Rektor Unipa Drs Djoko Adi Waludjo ST MM DBA mengajak mehasiswa KKN-PPM untuk selfie bersama

 

Surabaya- Sebanyak 1456 mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya antusias mengikuti kegiatan Pembekalan Kuliah Kerja Nyata- Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Semester Gasal 2018/2019 yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM).

 

Di Gelora Hasta Brata,  pembekalan yang mengangkat tema  "Membangun Desa Melalui Integrasi Wisata Dengan Produk Unggulan Desa" dibuka oleh  Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Waludjo ST MM DBA.  

 

Djoko menegaskan, akan membekali mahasiswa tentang moralitas. Menurutnya, perkembangan teknologi yang semakin menjamur perlu adanya edukasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi phobia atau bahkan menjadi maniak terhadap teknologi. "Oleh karena itu, teknologi tepat guna yang akan dikembangkan oleh mahasiswa di tempat KKN nanti,"terangnya.  

 

Sementara itu, Dr Dra Sukarjati MKes Kepala LPPM Unipa mengatakan,  penekanan utama dalam KKN kali ini adalah bagaimana mereka peduli terhadap permasalahan-permasalahan yang ada di masyarakat, melalui permasalahan tersebut tentunya setiap desa harus diatasi secara multidisiplin. 

 

"KKN ini melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi di unipa kecuali Pascasarjana dan Fakultas Ilmu Kesehatan,"ungkapnya. Yatik menegaskan, ada empat bidang yang diusung, yaitu kesehatan, ekonomi, lingkungan, dan pendidikan. 

 

Ia menerangkan, dalam bidang pendidikan akan dilakukan sosialisasi tentang kekerasan seksual Anak Usia Dini yang nanti akan dilengkapi dengan pembuatan peraga dalam bentuk Pop-Up, bidang lingkungan yang menjadi fokus utama masih seputar sampah sehingga akan dibentuk bank sampah bagi desa kemudian dilakukan pengelolaan sampah tersebut dengan membuat prakarya yang mempunyai nilai ekonomi, pembuatan APE dari sampah, biopori, hingga komposting.  

 

Sementara bidang kesehatan mengingat pengetahuan masyarakat tentang MSG masih kurang akan dilakukan pembuatan kaldu bubuk pengganti MSG dan bidang ekonomi akan membantu memberikan pendampingan terhadap UMKM untuk membuat PIRT dan akan diajarkan juga bisnis online,  membuat web potensi desa, dan pembukuan sederhana serta analisis usaha,"tambahnya.  

 

"Di samping kegiatan pokok mahasiswa juga memiliki kegiatan tambahan seperti privat,  kerja bakti,  mengajar di sekolah,  dan membantu posyandu, "kata Yatik. Menurutnya, sekarang ini paradigma KKN telah berubah, yang dulu adalah paradigma pembangunan seperti neonisasi atau keramikisasi sekarang paradigma KKN berubah menjadi pemberdayaan masyarakat atau KKN-PPM. "Jadi, saya harapkan mahasiswa bisa belajar bersama-sama masyarakat dan melalui program yang dibawa dari kampus dapat memberdayakan masyarakat demi pengembangan lingkungan serta kelestariannya,"ungkapnya.  

 

Sebanyak 1456 mahasiswa ini akan diterjunkan di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Tulangan Kab. Sidoarjo sebanyak 22 desa dan Kecamatan Gondang Kab. Mojokerto 11 desa. Kepala LPPM Unipa tersebut mengatakan, sebelum diberangkatkan para mahasiswa KKN PPM ini diberikan pembekalan institusi teori dan praktik.  

 

Yatik menambahkan, mahasiswa KKN Unipa akan diberangkatkan pada 30 Januari dan langsung diserahterimakan di kecamatan dan mereka akan melakukan KKN-PPM sampai 1 Maret sementara monitoring dan evaluasi pada tanggal 27 Februari langsung oleh pimpinan.  


  • Akademik
  • Humas