Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

PEMBUKAAN: Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA saat membuka acara SNHRP-1 di Gedung Soelaiman Joesoef

 

Surabaya- Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya menggelar Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian-I (SNHRP-1) yang bertema "Inovasi Teknologi dan Pendidikan Guna Mewujudkan Indonesia Sejahtera di Era Industrialisasi 4.0". Jumat,  (21/12).

 

 

Seminar nasional perdana tersebut menghadirkan empat narasumber, yakni Prof Dr Ocky Karna Radjasa MSc PhD Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat Kemenristekdikti,  Prof Dr Pribadiyono Ir MS Pakar SDM dan Organisasi, Dr Pungky Slamet Wisnu Kusuma MSi Kepala Pusat Penelitian Unipa Surabaya, dan Dr Muhammad Muhyi MPd Ketua Program Workshop Antarbangsa Pascasarjana Unipa Surabaya. 

 

Seminar yang dilangsungkan di Gedung Soelaiman Joesoef tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA. Djoko berharap agar SNHRP bisa dilaksanakan rutin tiap tahun. Menurutnya, keilmuan tidak boleh hanya menjadi sebuah menara gading oleh karenanya harus diaplikasikan dalam bentuk pengabdian masyarakat."Melalui seminar akan mempertajam hasil riset tersebut,"kata Djoko AW. "Unipa sendiri untuk pengabdian masyarakat berada di kluster yang sangat bagus,"terangnya.

 

Sementara itu, Dr Dra Sukarjati MKes Kepala LPPM Unipa Surabaya mengungkapkan, kegiatan seminar nasional ini sebagai implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pengajaran, Penelitian, dan Pengabdian." Nah, untuk penelitian dan pengabdian harus selalu dikembangkan untuk menunjang dharma yang pertama yakni pengajaran.

 

Yatik menerangkan, dibidang riset seminar ini merupakan implementasi dari pelaksanaan riset dan pengabdian itu sendiri, jadi di dalam suatu riset harus ada luaran salah satunya berupa diseminasi dari hasil-hasil penelitian, demikian juga untuk pengabdian hasil riset harus menghasilkan suatu inovasi teknologi dari perguruan tinggi yang siap diaplikasikan ke masyarakat dan ini bisa dalam bentuk diseminasi yang diwujudkan dengan seminar.

 

Dalam seminar ini diikuti 144 pemakalah yang berasal dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, Sekolah Menengah Atas dan Sekolah Menengah Tingkat Pertama, antara lain Universitas Lambung Mangkurat, STKIP PGRI Sumenep, Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Universitas Tanjungpura Pontianak, Universitas Nahdlatul Ulama Blitar,  ITATS Surabaya, MAN 5 Jombang, SMKN 1 Gempol, SMPN 1 Surabaya, SMPN 49 Surabaya, dll.

 

Yatik mengatakan, di samping kegiatan seminar juga dilakukan penandatangan MoU antara Unipa Surabaya dengan Universitas Bhayangkara Surabaya terkait kerjasama perguruan tinggi dan MoU antara LPPM Unipa dengan Quantum HRM Internasional terkait sertifikasi reviewer penelitian. 

 

 

 

 


  • Akademik
  • Humas