Secondary Nav

Menu

Pendidikan Khusus


Sambira Mambela, S.Pd., M.Pd.
Ketua Program Studi Pendidikan Khusus

PENDIDIKAN:
S1 Pendidikan Luar Biasa IKIP Bandung
S2 Teknologi Pembelajaran Universitas PGRI Adi Buana

JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Lektor

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus

Dian Puspa Dewi, S.pd, M.pd

Sekretaris Program Studi

PENDIDIKAN:

S-1 Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret.              

S-2 Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya


JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Tenaga Pengajar 

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

 

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus

Much. Irvan, S.pd, M.pd

Kepala Laboratorium

PENDIDIKAN:
S1  Pendidikan Luar BIasa

S2  Pendidikian Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya

JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Tenaga Pengajar 

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus

M. Nurrohman Jauhari, S.pd

Kepala Penjaminan Mutu

PENDIDIKAN:
S1 Pendidikan Luar Biasa 

S2 Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya

JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Tenaga Pengajar 

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus

Ana Rafikayati, S.pd, M.pd

Koordinator Publikasi dan OJS

 

PENDIDIKAN:
S1 Pendidikan Luar BIasa

S2 Pendidikan Luar BIasa Universitas Negeri Surabaya

JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Tenaga Pengajar 

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus


Lutfi Isni Badiah, S.Pd., M.Pd.
Kepala Seksi Microteaching/Microcounseling

PENDIDIKAN:
S1 Pendidikan Luar Biasa Universitas Sebelas Maret
S2 Pendidikan Luar Biasa Universitas Negeri Surabaya

JAB. FUNGSIONAL AKADEMIK:
Tenaga Pengajar 

UNIT HOMEBASE:
Pendidikan Khusus

UNIT KERJA:
Pendidikan Khusus

 

PROFIL PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KHUSUS FKIP UNIPA SURABAYA

Program Studi Pendidikan Khusus (PKh), salah satu dari 11 Program Studi yang ada di lingkungan 

FKIP UNIPA Surabaya, Berdiri dan beroperasi atas dasar izin Menristek Dikti dengan Surat Keputusan Nomor: 392/KDT/1/2016, bertujuan untuk menghasilkan tenaga-tenaga profesional dalam: Pendidikan, penanganan, dan pembewrdayaan anak-anak berkebutuhan khusus.   

 

VISI

Pada tahun 2025 menjadi program studi terkemuka di tingkat nasional dalam menghasilkan tenaga pendidik yang profesional di bidang pendidikan khusus berkarakter Peduli, Amanah, Gigih dan Inovatif.

MISI

  1. Menyelenggarakan pendidikan dan pembelajaran yang mengacu pada KKNI serta mampu merancang dan mengembangkan pembelajaran berbasis TI;
  2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bidang pendidikan khusus;
  3. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sumber daya manusia secara selektif dalam bidang pendidikan khusus;
  4. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana prasarana kependidikan khusus;
  5. Menyelenggarakan aktivitas pendukung untuk pengembangan softskill;
  6. Melaksanakan pendidikan kewirausahaan yang kreatif dan inovatif;
  7. Menjalin kerja sama dengan lembaga-lembaga pemerintah dan swasta terkait untuk meningkatkan kompetensi di bidang pendidikan khusus.

TUJUAN

  1. Menghasilkan lulusan sarjanan kependidikan dan pendidik/guru profesional bidang Pendidikan Khusus yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan masyarakat atau pengguna layanan pendidikan khusus;
  2. Menghasilkan penelitian dan kegiatan Program Pengabdian Masyarakat berbasis penelitian yang berkualitas dan bermanfaat bagi pengembangan praktek dan layanan pendidikan khusus maupun keilmuannya itu sendiri serta memiliki daya publikasi yang bersifat luas baik di tingkat regional, nasional maupun internasional;
  3. Menampilkan kinerja kelembagaan program studi pendidikan khusus yang dinamis berlandaskan prinsip tatalaksana penyelenggaraan yang baik;
  4. Menghasikan insan mahasiswa yang peduli pada keberhasilan akademik dan menunjukkan peran dan sumbangan yang nyata terhadap peningkatan prestasi organisasi kampus dan kemahasiswaan;

 

SASARAN

Pada tahun 2020

  1. Tersedia dan terlaksananya kurikulum yang dinamis sesuai dengan pengembangan keilmuan dan kebutuhan pengguna yang dilengkapi dengan perangkat pembelajaran;
  2. Terlaksananya proses pembelajaran yang menyeimbangkan teori dan praktek dengan memanfaatkan teknologi yang berorientasi pada pengembangan multi aspek baik akademik maupun non-akademik;
  3. Pengembangan dan pemanfaatan sarana pendukung, yaitu optimalisasi laboratorium yang berfungsi bukan hanya untuk pembelajaran, melainkan sebagai sarana penelitian dan pengabdian masyarakat;
  4. Pengembangan dan pemanfaatan referensi terbaru dalam kegiatan perkuliahan guna pencapaian prestasi akademik dan nonakademik;
  5. Tersedianya Online Journal System sebagai sarana komunikasi dan publikasi ilmiah bidang Pendidikan Khusus;
  6. Peningkatan kualitas dan kuantitas penelitian serta publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa dalam bidang keilmuan pendidikan khusus;

Pada tahun 2025

  1. Pengembangan dan peningkatan daya dukung penelitian dalam bidang ilmu dan teknologi yang relevan dengan keilmuan pendidikan khusus untuk menunjang Tridharma Perguruan Tinggi;
  2. Terjalinnya kerjasama dengan berbagai instansi nasional dan internasional yang terkait dengan layanan pendidikan khusus;
  3. Terciptanya iklim akademik yang kondusif untuk pengembangan keilmuan, kepemimpinan, dan kewirausahaan kepada seluruh civitas akademika;
  4. Terciptanya sistem pengembangan profesi pendidikan khusus yang humanis-religius secara berkelanjutan;

BEBAN DAN MASA STUDI

Beban belajar  mahasiswa: 144 sks dengan masa studi maksimal 7 tahun (14 semester).

STRUKTUR KURIKULUM

Struktur kurikulum berdasarkan KKNI, Prodi PKh Unipa Surabaya:

MPK ( Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian).......   9 SKS;

MKK (Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan) ..........  78 SKS;

MKB (Mata Kuliah Keahlian Berkarya) .......................  22 SKS;

MPB (Mata Kuliah Perilaku Berkarya) ........................ 18 SKS;

MBB (Mata Kuliah Kehidupan Bermasyarakat ............ .8 SKS;

MK Pilihan 18 SKS degan pilihan ................................ 9  SKS (3 Mata Kuliah);

 

CAPAIAN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran (learning Outcome) Program Studi Pendidikan Khusus FKIP Unipa Surabaya, adalah:  

  1. CAPAIAN DALAM SIKAP
    1. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan mampu menunjukkan sikap religius;
    2. Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas berdasarkan agama, moral, dan etika;
    3. Berkontribusi   dalam peningkatan mutu kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban berdasarkan pancasila;
    4. Berperan sebagai warga negara yang bangga dan cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa tanggungjawab pada negara dan bangsa;
    5. Menghargai  keanekaragaman budaya, pandangan, agama, dan kepercayaan, serta pendapat atau temuan original orang lain;
    6. Bekerjasama dan memiliki kepekaan sosial serta kepedulian terhadap masyarakat, dan lingkungan;
    7. Taat hukum dan disiplin dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara;
    8. Menginternalisasi nilai, norma, dan etika akademik;
    9. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan dibidang keahliannya secara mandiri;
    10. Menginternalilasi semangat kemandirian, kejuangan, dan kewirausahaan.
  1. CAPAIAN DALAM KETRAMPILAN UMUM 
    1.  Mampu menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis, dan inovatif dalam konteks pengembangan dan implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora yang sesuai dengan bidang keahliannya;
    2. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu, dan terukur;
    3. Mampu mengkaji implikasi perkembangan atau implementasi ilmu pengetahuan dan teknologi yang memperhatikan dan menerapkan nilai humaniora sesuai dengan keahliannya berdasarkan kaida, tata cara dan etika ilmiah dalam rangka menghasilkan: solusi, gagasan, desain atau kritik seni;
    4. Mampu menyusun diskripsi saintifik hasil kajian tersebut di atas dalam bentuk skripsi atau laporan tugas akhir, dan mengungahnya dalam laman perguruan tinggi;
    5. Mampu mengambil keputusan secara tepat dalam konteks penyelesaian masalah dalam bidang keahliannya, berdasarkan hasil analisis informasi dan data;
    6. Mampu memelihara dan mengembangkan jaringan kerja dengan pembimbing, kolega, sejawat baik di dalam maupun di luar lembaganya;
    7. Mampu bertanggungjawab atas perncapaian hasil kerja kelompok dan melakukan supevisi serta evaluasi terhadap penyelesaian pekerjaan yang ditugaskan kepada pekerja yang berada di bawah tanggungjawabnya;
    8. Mampu melakukan proses evaluasi diri terhadap kelompok kerja yang berada di bawah tanggungjawabnya, dan mampu mengelola pembelajar an secara mandiri;
    9. Mampu mendokumentasikan, menyimpan, mengamankan, dan menemukan kembali data untuk menjamain kesahihan dan mencegah plagiasi.
  2. KETRAMPILAN KHUSUS                  
    1. Mampu menerapkan prinsip-prinsip dasar mengajar pada setiap jenis/satuan  dan  jenjang pendidikan khusus yang dilandasi dengan nilai-nilai humanistik dan hak asasi manusia;
    2. Mampu menemukenali anak berkebutuhan khusus dengan menggunakan berbagai teknik dan strategi asesmen;
    3. Mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menindaklan juti hasil evaluasi berbagai layanan pendidikan untuk semua jenis kebutuhan khusus;
    4. Mampu melaksanakan penelitian untuk memecahkan permasalahan pembelajaran anak berkebutuhan khusus pada semua jenis dan jenjang pendidikan khusus dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip dasar berpikir kritis, humanistik, dan pemberdayaan secara inter dan multi disipliner;
    5. Memiliki kemampuan mendiskripsikan gagasan-gagasan inovatif guna mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan khusus baik pada tingkat lokal, nasional, maupun internasional;
    6. Mampu mengembangkan kurikulum pendidikan khusus, baik untuk pendidikan formal (dari  jenjang PAUD hingga pendidikan menengah) maupun pendidikan non formal;
    7. Memiliki kemampuan membimbing anak-anak, remaja, dan orang dewasa berkebutuhan khusus;
    8. Memiliki kemampuan memberi   layanan kompensatoris sesuai dengan kebutuhan anak berkebutuhan khusus;
    9. Menunjukkan komunikasi yang efektif dalam praksis pendidikan khusus.
  3. PENGETAHUAN   
    1. Menguasai keilmuan dasar, prinsip-prinsip, dan teori-teori pendidikan khusus untuk semua jenis  anak berkebutuhan khusus;
    2. Menguasai kaidah tata cara dan etika ilmiah dalam menyususn laporan  skripsi, karya ilmiah dan publikasinya untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan khusus;
    3. Menguasai teknologi informasi dan komunikasi untuk pengembangan layanan pendidikan khusus.

PROSPEK LULUSAN

PROSPEK LULUSAN BERDASARKAN POPULASI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS

Berdasarkan asumsi PBB, diperkirakan jumlah anak berkebutuhan khusus di Indone sia 4.2 juta jiwa, sedangkan yang sudah tertampung di sekolah baru 18%, masih 82% dari 4.2 juta jiwa ABK masih menjadi prospek garapan lulusan Program Studi PKh/PLB.    

PROSPEK LULUSAN  BERDASARKAN LAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS DI SEKOLAH REGULER (PENDIDIKAN INKLUSI)

Untuk tujuan normalisasi sosial, dan untuk menampung ABK yang belum tertampung di SLB yang ada, pemerintah dan masyarakat terus membangun Sekolah khusus di setiap Kabupaten yang belum memiliki dan juga terus memperluas kebijakan penyelenggaraan Sistem Pendidikan Inklusi. Di SLB yang akan di bangun, dan di Sekolah reguler yang menampung ABK (Sekolah Inklusi) tentu dibutuhkan tenaga lulusan Program Studi di PKh/PLB, sehingga kebutuhan tersebut menjadi Prospek garapan yang nyata bagi lulusan Proggran Studi PLB, termasuk lulusan Program Studi PKh./PLB Unipa.    

PROSPEK LULUSAN BERDASARKAN SISTEM PLB DAN POLA PEMBINAAN TENAGA KEPENDIDIKAN PLB.

Berdasarkan Sistem Pendidikan Anak Luar biasa, dan pola pembinaan Tenaga Kependidikan PLB: maka prospek lulusan Program Studi PKh/PLB FKIP Unipa Surabaya adalah:

  1. Sebagai Guru Kelas di SLB; 
  2. Sebagai Guru PLB di Sekolah Reguler (Sekolah Inklusi);
  3.  Sebagai Guru Mata Pelajaran di SMLB;
  4. Sebagai Guru Bidang Keahlian Khusus PLB;
  5. Sebagai Guru PLB Non-Persekolahan;
  6. Sebagai Administrator PLB;
  7.  Sebagai Konsultan PLB;
  8. Sebagai Peneliti dan Pengembang PLB.

PROSPEK LULUSAN BERDASARKAN LINGKUP LAYANAN PENDIDIKAN KHUSUS

Berdasarkan ruang lingkup layanan pendidikan khusus, Prospek Lulusan Program Studi PKh/PLB Unipa Surabaya, adalah:   

  1. Sebagai Pendidik di Pendidikan Khusus Usia Dini 
  2.  Sebagai Pendidik di Pendidikan Khusus Usia Sekolah (di SLB, Sekolah  Umum, Layanan Rehabilitasi)
  3. Sebagai Pendidik  di Pendidikan Khusus ABK Remaja Drop Out dan Belum   Sekolah
  4. Sebagai Pendidik di Pendidikan Khusus ABK Lanjut Usia
  5. Sebagai Pendidik dalam Pendidikan bagi orangtua ABK / Masyarakat;
  6. Sebagai  Pendidik dalam Pendidikan ABK Pasca Kecanduan Obat
  7.  Sebagai  Pendidik dalam Pendidikan ABK Pasca Sakit
  8.  Sebagai Tenaga Pengendalian perilaku ABK
  9.  Sebagai Tenaga Kependidikan ABK untuk Menyertai Tindakan Medis
  10.  Sebagai Tenaga Pendidik Vokasional ABK Pasca Sekolah.

KOMPETENSI UTAMA LULUSAN

1.  Mampu secara akademis dan profesional dalam bidang Pendidikan Khusus;

2.  Mampu mengembangkan pembelajaran berbasis IT;

3.  Mampu mengembangkan/inovasi pembelajaran anak berkebutuhan khusus berdasarkan hasil-hasil penelitian;

4.  Mampu melaksanakan Pengabdian kepada masyarakat sebagai tindak lanjut hasil penelitian dalam bidang pendidikan khusus;

5.  Mampu mengimplementasikan nilai-nilai kewirausahaan;

6.  Mampu melakukan pengembangan kompetensi dan profesionalitas diri dalam pendidikan khusus secara berkelanjutan;

KOMPETENSI TAMBAHAN LULUSAN

1.  Mampu bertindak sebagai Physical therapist;

2.  Mampu bertindak sebagai Speech and languange therapist;

3.  Mampu bertindak sebagai Occupational the3rapist;

4.  Mampu bertindak sebagai Cognitive behaviour therapist;

5.  Mampu bertindak sebagai massage therapist.

 

KEGIATAN (PROSES) PEMBENTUKAN KOMPETENSI LULUSAN

Pembentukan (memilikan) kompetensi lulusan, dilakukan melalui perkuliahan teori, praktik laboratorium, praktik lapangan, dan didukung sarana perkuliah tertentu, berupa:

1.   Perkuliahan teori dan praktik dengan komposisi 60% teori dan 40% Praktik Indoor dan Outdoor;

2.   Kurikulum  dalam beban studi 144 SKS  dengan rentang/masa Studi maksimal 7 tahun atau 14 semester, dan                                      truktur/komposisi: 

      -   Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian 11 SKS;

      -  Mata Kuliah Keahlian Berkarya 44 SKS;

      -  Mata Kuliah Kehidupan Bermasyarakat 7 SKS;  

      -  Mata Kuliah Keilmuan dan Ketrampilan  84 SKS;

      -  Mata Kuliah Pilihan 9 SKS dari 18 SKS yang disiapkan untuk dipilih.

3.   Praktikum:

      -   Praktik Asesmen untuk mengidentifikasi Anak Berkebutuhan Khusus;

      -   Praktik Bina Bicara/Wicara Anak Berkebutuhan Khusus;

      -   Praktik AVT (Auditori Verbal Therapy);

      -   Praktik AUdiologi (Asesmen taraf kemampuan mendengar);

      -   Praktik Pisioterapi;

      -   Praktik Massage;

      -   Praktik pelaksanaan Bina Diri;

      -   Praktik menulis dan Membaca Braille;

      -   Praktik Orientasi dan Mobilitas (OM).

4.   Magang 

      Untuk mengembangtingkatkan Kompetensi terkait wawasan dan ketrampilan dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus,

      mahasiswa PKh Unipa Surabaya wajib menempuh:

      -   Magang  I (Observasi di SLB dan Sekolah Inklusi); 

      -   Magang II ( Simulasi Ajar dan Micro Teaching);

      -   Magang III ( Ajar Nyata/real teaching di SLB dan Sekolah Inklusi). 

5.   Sarana Pendukung Perkuliahan.

       Sarana pendukung pengembangan dan pemilikan Kompetensi lulusan Program Studi PKh Unipa:

       -   Laboratorium Pengembangan Pembelajaran Indoor dan Outdoor;

       -   Laboratorium Simulasi dan pengembangan motorik ( Indoor dan Outdoor);

       -   Laboratorium Pervasif;

       -   Laboratorium masalah Pendengaran dan Audiologi.

       -   Dan lain-lain.

 

 

 

 

                                   

 

 

  • Akademik
  • Humas