Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

JUARA: Moni Dodara Kailupa (empat dari kiri) foto bersama usai menerima hadiah kemenangannya

Surabaya- Moni Dodara Kailupa Mahasiswa Kebidanan Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya asal Maluku Utara ini berhasil menyabet juara III dalam lomba menyanyi yang diselenggarakan oleh STKIP BIM dalam rangka Dies Natalis yang ke-13 tahun. Moni berhasil mengalahkan 23 peserta dari berbagai tingkat mulai sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Benowo, Minggu, (18/3).

 

Dara kelahiran 1998 ini mengaku hobi menyanyi sejak sekolah dasar kelas V dan bakat menyanyinya ini berasal dari orangtuanya yang juga penyanyi di Gereja. Dalam lomba ini, Moni menyanyikan lagu Sang Legendaris Pop Almh. Nike Ardila yang berjudul "Bintang Kehidupan".  "Di lagu ini saya benar-benar keluar dari penyanyi aslinya, karena diaransemen ulang seluruh temponya menjadi lebih lambat, ibarat layang-layang yang ditarik kemudian dilepas,"ucapnya sambil tertawa.

 

Dia juga mengatakan, ini bukan kali pertama ikut dalam lomba menyanyi, sebelumnya ia pernah mengikuti kontes menyanyi di kantor Bupati Halmahera Utara dalam rangka camp anak dan Hari Anak Nasional (HAN) yang diselenggarakan oleh Wahana Visi Indonesia (WVI) dan meraih juara umum 1 (satu).

 

"Dalam lomba tersebut, Fakultas Ilmu Kesehatan (Fikes) Unipa mengirimkan empat peserta untuk lomba menyanyi dan 10 peserta untuk lomba menari. Peserta lomba menyanyi adalah  Stevania K. Kailupa, Enggelina Bothmir, Putri Intan N. dan saya sendiri,"terangnya.  

 

"Puji syukur,"kata mahasiswa semester 4 ini. Dalam lomba ini kami didukung penuh oleh Dekan Fikes Setiawandari, SST.,M.Kes dan juga kawan-kawan prodi kebidanan Unipa. Dukungan ini ditunjukkan melalui dukungan baik moril maupun materiil.

 

"Sesungguhnya kemenangan ini saya persembahkan buat almamaterku Unipa Surabaya, keluarga di Maluku Utara dan yang teristimewa dalam hidupku kakakku Dhelfin Kailupa dan Fransisko Tjiono Kailupa yang dipanggil Tuhan tepat di hari aku mengikuti lomba ini,"ungkap Moni sambil menangis haru.

 

Moni berharap dengan keberhasilan ini bisa menginspirasi banyak orang untuk tidak mengenal lelah dalam berkarya. Di samping studi, mengembangkan bakat yang kita miliki tidak ada salahnya. "Di lomba ini kami mendapatkan piagam penghargaan, sertifikat, tropi, dan uang pembinaan dari panitia dan yang paling penting adalah pengalaman atau experience yang sangat berharga,"tandasnya. (*)


  • Akademik
  • Humas