Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Tangannya cekatan, antara pikiran dan keprigelannya seperti System yang integrasi. Tanpa harus dipatron atau diberi gambar, tapi tatah berbagai macam itu bak pinsil menuangkan gambar. Sekti Giantoro pemahat dari Blora ini sengaja dihadirkan di kampus Adi Buana Surabaya untuk merampungkan karya agungnya berupa relief yang dipahat di atas bonggol kayu jati. Bapak dua anak ini sengaja berangkat dini hari dari Blora, motto hidup sangat bagus, katanya “megawe niku kedah jujur, soale kangge ngopeni anak bojo” (bekerja itu harus jujur karena untuk anak dan isteri). Sekti adalah seorang bapak dari anak, yang pertama masih duduk di sekolah dasar dan yang kedua baru usia 1,5 tahun. Semangat hidupnya dan darah seninya mengantarkan sebuah kompetensi yang ulang, karya karyanya sangat artistik dan memilik daya imaginasi yang tinggi. Sekarang sedang menggarap relief bunga matahari, sebuah iconik yang penuh makna, konon relief itu berbicara sejarah dan dinamika kampus, mulai tumbuh dan masa depan yang diraihnya. Selamat berprestasi mas SG moga bidang garap yang selama ditekuni akan sebuah kebanggaan keluarga. (AW.007)


  • Akademik
  • Humas