Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

MOJOKERTO- Pendidikan dan Latihan (Diklat) Pramuka Racana Dharma Pandu (RDP) yang dilangsungkan di Trawas Mojokerto ditutup dengan khidmad oleh Wakil Rektor III Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Drs. Pungut Asmoro, ST., MT. Diklat yang berlangsung empat hari tersebut, meninggalkan kesan mendalam bagi anggota baru pramuka.

 

“Selama menempuh diklat para peserta diberikan berbagai materi, seperti survival, kepemimpinan, PBB, keorganisasian, Pramuka PT, dan bela negara,”kata M. Masruri Qolbi Ketua pelaksana kegiatan. Menurutnya, diantara materi yang diberikan, materi bela negara yang paling diminati, karena peserta diajak praktik langsung dan bangun strategi untuk menyelamatkan pimpinan negara dari tangan musuh. Di sini, dibentuk dua kubu, yakni kubu pembela negara dan pemberontak, setiap peserta memakai senjata laras panjang dari kayu dengan peluru air warna yang dimasukkan di dalam plastik. Dalam permainan ini, apabila peserta mendapat tembakan atau bajunya terkena warna tersebut artinya dia telah kalah atau keluar dari permainan bela negara ini. “Kemarin, kubu pembela negara yang menang,”tambahnya sambil tersenyum.

 

Puguh Harianto salah satu peserta diklat mengatakan, sangat berbeda diklat di Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan di universitas, bedanya lebih menyenangkan dan lebih banyak materi yang didapat. Rista Alfiana juga mengatakan hal sama bahwa dirinya tidak menyesal ikut diklat Pramuka di Unipa karena banyak pengalaman baru yang bisa diambil seperti kerjasama tim, loyalitas, kepemimpinan, dan lainnya.

 

Sementara itu, dalam wawancaranya Warek III Unipa mengungkapkan bahwa kegiatan selama 4 hari ini diharapkan dapat memberikan pengalaman, pengetahuan serta wawasan tambahan bagi adik-adik anggota baru sebagai generasi penerus bangsa. Ia juga berpesan setelah resmi menjadi anggota harus aktif di semua kegiatan yang diadakan racana maupun universitas.

 

Kak Qolbi, begitu dia biasa dipanggil di RDP mengatakan tahun ini jumlah pesertanya sebanyak 28 peserta tidak sebanyak tahun sebelumnya karena memang bersamaan dengan diklat jurusan. Dia pun berharap di Prasetya Bhakti Pramuka (Prastika) yang sudah menjadi agenda tahunan Pramuka Unipa ini, nantinya bisa menumbuhkan jiwa patriotisme dan loyalitas yang tinggi terhadap gerakan pramuka khususnya di Gugus Depan Surabaya 493-494. (*)


  • Akademik
  • Humas