Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Uri uri budaya atau tepatnya menjaga eksistensi budaya itulah yang menjadi gagasan berdirinya karawitan Swara Buana. Setiap  Jumat merupakan hari yang digunakan latihan, tentu Saat berimpitan dengan kegiatan akademik maka latihan pun kadang harus istirahat. Motor aktivitas ini adalah wakil rektor III. Wadah budaya yang dikemas dalam kerawitan ini menampung semua civitas yang berminat. Mulai dari mahasiswa hingga pejabat di kampus berbaur, yang penting harus modalmminta harus kuat, dan tak perlu pintar dulu, kendati berangkat dari nol jika ada niat pasti dapat, demikian kata instruktur yang sangat cool.yang domitori oleh Wakil Rektor III. Sang instruktur adalah Soerono, Ssn., MSi seorang orang dalang wayang kulit yang cukup populer di Jawa Timur. Karawitan swara Buana ini, sore ini setia berlatih kendati hujan daerah tak mau di ajak berunding untuk berhenti.


  • Akademik
  • Humas