Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Seminar akademik tak boleh lepas dari semua aktivitas kemahasiswaan. Sekarang sudah lebih dari semua modus, tapi sudah merupakan bagian dari kegiatan bahkan sudah tidak lagi "want" tapi sudah menjadi "need". Seperti yang sedang di helat oleh himpunan mahasiswa Prodi PAUD. Rupanya tidak ingin kehilangan momentum, kali ini memanfaatkan dosen yang piawai dalan lukis DOODLE. Rasanya tidak akrab di kuping banyak orang tentang doodle ini kendati sejatinya sering melihat. Kalau kita sedang membuka laman utama Google lukisan doodle sering nampak, biasanya menghias kolom pencari, tepatnya dibatas kolom pencari. Doodle sering digunakan Google secara tematik dihalaman pencari. Ketika hari Natal, Idul Fitri, atau peringatan peringatan dunia sering nampak.  Memang  doodle itu sebuah lukisan ringan yang tidak perlu bertele-tele, asal tema sudah hinggap lukisan akan selesai sekejap. Tentu ada yang ditanyakan apa yang menjadi latar pikir himpunan mahasiswa PAUD mengadakan seminar dan workshop doodle, tentu ada yang bergayut. Doodle sangat cocok untuk mengajari anak anak usia dini, disamping menyenangkan anak didik akan terimajinasi untuk melukis dunianya. Inilah layar pikirnya. Herman Sugiyanto, S.Pd., M.Pd, adalah seorang nara sumber yang dipilihnya. 

Konon ceritanya doodle itu berasal dari Jerman, arti sebenarnya doodle itu bodoh, atau membohongi. Mungkin artinya tidak sebenarnya, seperti lukisan yang bukan beraliran realism. Setengah abstrak tapi dekat dengan kenyataan, kurang lebihnya  begitu. Selamat ber seminar dan workshop.


  • Akademik
  • Humas