Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Surabaya- Untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dan inovatif, Himpunan Mahasiswa (Hima) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) menggelar CDC (Civic Debate Competition) di ruang Ajang Gelar, Jumat (17/11). Debat yang diikuti mahasiswa PPKn angkatan 2014-2017 ini masih dalam rangka memaknai Hari Pahlawan.

 

Acara yang mengusung tema “Kobarkan Semangat Pahlawan yang Memiliki Jiwa Kritis dan Inovatif” tersebut dibuka langsung oleh Ketua Program Studi PPKn Unipa Surabaya Drs. Atnuri, SH., M.Pd. Dalam kompetisi tersebut banyak  hal yang diangkat mahasiswa mulai dari radikalisme hingga organisasi masyarakat.

 

“Serunya, setiap tim saling melontarkan pendapat masing-masing terutama di babak pertama di mana peserta harus mengungkapkan benar atau salah yang disertai dengan alasan. Dalam babak pertama ini materi yang disampaikan terkait kewarganegaraan, sejarah Indonesia, politik, hukum, dan Undang-undang,” Terang Indri Ketua Hima PPKn.

 

“Hal lain yang bikin heboh adalah antara penonton dan peserta harus mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Ada yang berpakaian adat Nusa Tenggara Timur, Madura, Papua, Flores, Jawa, dan pakaian pahlawan,”ucapnya.  

 

Sayang sekali, dari empat tim salah satunya harus keluar karena di babak pertama memiliki nilai yang rendah, sehingga tidak bisa mengikuti babak selanjutnya. “Di dalam debat ini bukan untuk melihat siapa yang paling hebat tetapi untuk melihat seberapa kristis mahasiswa menanggapi permasahalan yang ada,”kata ketua hima PPKn tersebut.

 

Dalam CDC yang keluar sebagai juara umum adalah tim dari angkatan 2015. “Nantinya, debat ini akan dirutinkan dan mengajak seluruh prodi yang ada di Unipa Surabaya. Hal itu, dikarenakan agar kelak mahasiswa mampu menjadi kader bangsa sesuai dengan butir-butir Pancasila,”terangnya.


  • Humas