Secondary Nav

Menu

Kegiatan

STUDI LAPANG EVALUASI PERENCANAAN DAN KEBIJAKAN 

DI DPRD PROVINSI JAWA TIMUR

Gubernur Provinsi  Jawa Timur Dr. H. Soekarwo, M.Hum. atau yang biasa kita panggil (Pakde Karwo) bersama Pimpinan DPRD Jatim menandatangani persetujuan bersama terkait RAPBD Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2018. Penandatanganan tersebut dilakukan setelah mendapatkan pendapat akhir Fraksi-Fraksi terhadap Raperda tentang APBD Provinsi Jawa Timur Tahun anggaran 2018 yang telah disetujui bersama. Penandatanganan berlangsung dihadapan anggota DPRD Jatim saat Sidang Paripurna DPRD Provinsi Jawa Timurdi Gedung DPRD Provinsi Jawa Timur.

Pakde Karwo mengatakan, persetujuan bersama yang telah dilakukan terhadap Raperda tentang RAPBD Jatim Tahun 2018merupakan suatu bentuk kerja keras dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas dan transparansi, serta konsistensi untuk kesepakatan bersama, ”Ujar Pakde Karwo saat melakukan sambutan”. Hal ini menjadi keputusan yang bijak, karena setiap Tanggal 10 November dilaksanakan suatu penetapan RAPBD di Gedung DPRD Jawa Timur yang terletak di Kota Surabaya.Kenapa dilaksanakan setiap Tanggal 10 November, tentunya kita semua sadar faham bahwa tanggal 10 November telah terjadiperistiwa heroik bagi bangsa ini atas perjuangan para pahlawan kusuma bangsa ini dalam melawan penjajah.

Semua hal disampaikan dalam forum, Fraksi-Fraksimemberikan usulan dan masukan karena ini menjadi bagian dari proses pengambilan keputusan yang sangat dinamika terhadap pengambilan keputusan tentang Raperda APBD Provinsi Jawa Timur Tahun 2018. Sidang paripurna tersebut dihadiri dan disaksikan oleh jajaran anggota DPRD Jatim, Gubernur Jatim, 9Fraksi-Fraksi serta 40 (Empat Puluh) Mahasiswa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Perlu diketahui bahwa yang diberi kesempatan untuk mengikuti kegiatan Sidang Paripurna ini hanya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, kita patut berbangga.

Menurut Moch. Shofwan, M.Sc. Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas PGRI Adi Buana Surabaya mengatakan bahwa Provinsi Jawa Timur merupakan provinsi yang taat akan asas. Agenda rapat paripurna RAPBD ini merupakan momentum yang baik bagi semua kalangan untuk menyongsong perencanaan yang terencana pada Tahun 2018sehingga Jawa Timur menjadi wilayah pioneer pembangunan yang terstruktur. Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran lapangan kepada Mahasiswa yang mengambil Matakuliah Evaluasi Perencanaan, karena didalam Matakuliah ini memuat tiga aspek penting yaitu evaluasi kebijakan, evaluasi program, dan evaluasi proyek. 

Setali tiga uang Pakde Karwo khusus memberikan wejangan kepada kita diakhir Sidang Paripurna bahwa Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota saat ini sangat dibutuhkan, sebab di berbagai daerah khususnya kota-kota di Jawa Timur membutuhkan penataan ruang/zonasi-zonasi yang sesuai dengan aturan, Pakde Karwo menambahkan lagi bahwa saat ini banyak Kepala Daerah yang tidak mengerti aturan tata ruang, ngertinya cuma haha hihi, sehingga penataannya sangat kacau dan akibatnya fatal bagi pembangunan daerah tersebut. Tentunya setelah kita mengikuti agenda Paripurna tersebut kita mengetahui banyak informasi yang kaitannya dengan kebijakan pembangunan dan penataan ruang khususnya di Jawa Timur. 

Reporter : SQ PWK


  • Humas