Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Beberapa hari yang lalu ada beberapa sumur warga sekitar kampus yang tercemar dan minta tolong ke kampus untuk membantu menganalisa, sontak dari program studi Teknik lingkungan mengambil sampel untuk melakukan analisa dampak tersebut. Keadaan di atas barangkali yang mengilhami program studi ini melakukan kajian dan praktik lapangan di sekitar kampus, utamanya pada sungai pemutusan. Tadi padi dipimpin oleh Drs. Sri Widyastuti MSi serombongan mahasiswa program studi Lingkungan rame-rame melakukan analisa kandungan deterjen di sungai pemutusan yang berada di sepanjang jalan dukuh memenggal. 
     Salah satu yang menyebabkan tercemarnya air adalah penggunaan deterjen.  Deterjen adalah pembersih sintetis yang terbuat dari bahan-bahan turunan minyak bumi, yang terdiri dari bahan kimia yang dapat memberikan dampak negatif pada biota yang hidup di laut ataupun sungai. Salah satu biota yang merasakan dampak dari penggunaan deterjen tersebut adalah ikan. Banyak kasus yang kita dengar bahwa sering terjadi kematian ikan akibat pencemaran air yang di sebabkan oleh penggunaan deterjen oleh ulah manusia. Deterjen tersebut bisa membuat ikan-ikan yang ada pada perairan menjadi terganggu, pernafasan nya terganggu, bahkan bisa membuat ikan menjadi mabuk dan akhirnya berujung kematian. Ini langkah yang ditempuh oleh rombongan Bu Wid, nama panggilan Ibu Dra. Sri Widyastuti MSi


  • Akademik
  • Humas