Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

 

 

 

 

 

Pagi itu kurang lebih 1800 mahasiswa Unipa berjejal memenuhi ruang Gelora Hasta Brata Kampus Universitas, nampak antusias menunggu kedatangan Chairman MNC yang akan membentangkan pengalaman atas keberhasilannya. Dalam paparannya menekankan bahwa setiap manusia harus memiliki mimpi mulia (visi) yang kemudian harus totalitas untuk diaplikasikan dalam gerak hidup sebagai nafas juang. Menurut Chaiman yang terbilang muda ini, semua orang memiliki keberhasilan yang sama, semua bisa, dan semua berkesempatan. "Nglakoni" atau "dilakoni" adalah kata yang mengandung totalitas dalam meraih cita. Ayah dari kelima anak yang pernah kuliah di Otawa ini, juga menceritakan masa mudanya yang kelam, hanya berbekal ijasah persamaan akhirnya mampu melejit, bahkan sempat menjadi mahasiswa teladan. Gelar MBA disabet dengan waktu yang relatif singkat kendati harus mati-matian untuk menambal kekuranganketika masa SMA.

         Kini Hary Tanoesoedibyo yang akrab dipanggil dengan inisial HT termasuk penyumbang pajak terbesar di Tanah Air. Dalam kuliahnya memberikan catatan kepada para audience bahwa sukses tidak hanya diukur dari "Uang", semua harus melalui proses. Dispilin adalah modal utama, lalu tidak boleh lengah dan harus mampu mengendalikan keinginan.

Disela sela kegiatan kuliah umum itu dibentangkan pula Profile perusahaan yang dipimpinnya, bahwa merupakan gambaran portofolio keberhasilan HT.

Setelah melaksanakan kuliah umum Hary Tanoe di terima sebagai Warga Kehormatan Universitas Adi Buana, dengan mengenakan Jas Alamater yang disematkan oleh Ketua Badan Penyelenggara Universitas Ada Buana Profesor, Dr. Iskandar Wiryokusumo, MSc. Selanjutnya mengakhiri kuliah umum ini HT menanam pohon persahabatan sebagai tamu kehormatan.  

 




Artikel
  • Humas