Secondary Nav

Menu

Berita Kampus


BERI SELAMAT: Penyerahan surat keterangan lulus oleh Dekan FTSP dan FTI kepada yudisiawan di gedung Sardjijo Unipa Surabaya.

 

Surabaya- Yudisium Program Sarjana Strata Satu Semester Genap 2016-2017 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berlangsung dengan khidmad di gedung Sardjijo Kampus II Unipa Dukuh Menanggal. Jumat, (15/9). Diikuti sebanyak 145 mahasiswa dari  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) dan Fakultas Teknologi Industri (FTI).

Di yudisium semester genap FTI menempati posisi tertinggi dengan 107 mahasiswa yang mengikuti yudisium,Teknik Elektro 31 mahasiswa dan Teknik Industri 76 mahasiswa sedangkan FTSP hanya 38 mahasiswa, 11 mahasiswa dari Teknik Lingkungan dan 27 mahasiswaPerencanaan Wilayah Kota (PWK).

Acara dibuka oleh Drs. Sugito, ST., MT Dekan FTSP dan FTI Unipa Surabaya. Menurutnya ada dua hal yang harus dimiliki para lulusan yaitu mahasiswa harus memiliki kompetensi sesuai bidang keilmuan masing-masing dan memiliki mental yang akhlakul karimah. Dengan demikian, para lulusan dapat dengan mudah dalam meningkatkan profesinya kelak di masyarakat. Para lulusan juga bisa lebih percaya diri dalam melakukan persaingan di dunia kerja karena telah mengantongi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) yang telah dua tahun berturut-turut diberikan pada mahasiswa.

Sugito dengan bangga juga mengatakan fakultas yang dipimpinnya tersebut telah terakreditasi ‘B’ dan memiliki kurang lebih 1000 mahasiswa.

Dalam serangkaian acara yudisium tersebut juga disampaikan orasi ilmiah tentang “ Tantangan Perguruan Tinggi untuk Menghasilkan Sarjana Teknik yang Profesional” oleh Ir. Titiek Koesdijati, MT Dosen Teknik Industri Unipa Surabaya. Menurutnya, dengan memiliki SKPI akan memudahkan mahsiswa menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Sebab para lulusan dapat disamakan dengan lulusan dari universitas-universitas di Asean.

Ada perbedaan konsep acara di yudisium semester genap ini,”kata Sagita Rochman, ST., MSi ketua pelaksana. Perbedaan tersebut pada penghargaan yang dianugerahkan pada mahasiswa, sebelumnya hanya 1 penghargaan saja yakni mahasiswa terbaik yang dilihat dari Indeks Prestasi Komulatif (IPK), sekarang ditambah dengan penghargaan prestasi khusus mahasiswa yang aktif dalam bidang kemahasiswaan.

Mahasiswa tersebut diambil dari masing-masing program studi (prodi), “kata Sagita.  Mereka yang beruntung sebagai mahasiswa berprestasi itu adalah Bagus Iman Kurniawan dari Teknik Industri 2013, Moh Endi Ramadhan dari PWK 2013, dan Walipur Teknik Elektro 2013. Sementara itu, ada 4 mahasiswa dengan IPK tertinggi yakni Rosita Nuur Aini dari PWK 2013 dengan IPK 3.61, Nastiti Maharani Oesman dari Teknik Lingkungan 2013 IPK 3.78, Tri Yusufi Rahmadani dari Teknik Industri 2013 IPK 3.54, dan Walipur dari Teknik Elektro dengan IPK 3.48. (*)




Artikel
  • Humas