Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

BERKARYA: Agus Irwansyah melakukan finishing pada lukisannya.

SURABAYA- Guna mengangkat kembali kebudayaan bangsa yang mulai ditinggalkan generasi muda, Himpunan Mahasiswa Seni Rupa (HIMA SERA) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam rangka dies natalis Unipa ke- 46 tahun mengadakan Kompetisi Seni Pemuda & Pelajar tingkat SMA se-Jatim di Gedung Seni Rupa Unipa Surabaya Dukuh Menanggal. Senin, (1/5)

Serangkaian lomba digelar, mulai seni cukil, lukis, hingga patrol. Ini sekaligus kegiatan untuk mengisi peringatan Hari Pendidikan Nasional yang diperingati tanggal 2 Mei. Dengan mengangkat tema  “Ragam Kebudayaan Indonesia” diharapkan generasi penerus bangsa bisa menghargai, mencintai, dan melestarikan budaya yang dimiliki,”terang Fajar Nugroho Sakti Ketua Pelaksana Acara.

Menurut Herman Sugianto, S.Pd., M.Pd dosen Seni Rupa Unipa, lomba ini untuk memberikan pemahaman kepada para pemuda tentang pentingnya rasa memiliki ragam budaya nasional. Untuk lukis menunjukkan kepedulian terhadap budaya bangsa dalam bentuk visualnya, sedangkan patrol merupakan kebudayaan asli yang sudah dimodifikasi menjadi musik atau aransement yang lebih modern tetapi unsur tradisionalnya masih kental,”tambahnya.

Karya yang dihasilkan menyuarakan kepedulian terhadap budaya, yang disimbolkan melalui bentuk wayang, reog, merak menari, wajah dan lain-lain. Salah satunya, karya Agus Irwansyah dari SMK 12 Surabaya, lukisan wajah dengan banyak warna mengartikan keberagaman, berlatar kebudayaan Bali dengan beragam penduduk dari berbagai penjuru daerah, dipoles dengan warna yang tepat menghasilkan karya lukis yang indah yang mengantarkannya menjadi juara I dalam lomba ini.  

Menurut Fajar bakat seni mereka sudah ada tinggal dikembangkan saja, baik seni cukil, lukis, maupun patrol. “Semoga tahun depan bisa gelar kompetisi seni dengan ranah yang lebih luas lagi dengan peserta lebih banyak. Sekarang diikuti 50 peserta lukis dan 25 grup patrol dengan masing-masing grup 20 orang,”ungkapnya.

Kami ingin turut andil dalam upaya pelestarian budaya bangsa, generasi yang mulai menyukai budaya barat bukan masalah yang biasa karena dapat melunturkan karakternya secara perlahan,”tandasnya.


  • Akademik
  • Humas