Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

BANGGA: Dr. Hartono Msi (empat dari kanan) bersama para narasumber, dekan, dan kaprodi menunjukkan buku hasil karya dosen Unipa Surabaya.

 

SURABAYA- Universitas PGRI Adi Buana Surabaya bekerjasama dengan PD ABKIN (Pengurus Daerah Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia ) Provinsi Jawa Timur menggelar, Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling dan Launching Buku Ajar/Buku Referenci Tahun Terbit 2016 di gedung Soelaiman Joesoef Kampus Unipa Dukuh Menanggal, Minggu, (26/2). Acara yang  bertema  Peran Profesi Bimbingan dan Konseling dalam Menanggulangi Kekerasan pada Anak ini menghadirkan para narasumber pakar Bimbingan dan Konseling dari berbagai kampus di luar Unipa Surabaya. Mereka antara lain Prof. Dr. Sunaryo Kartadinata, M.Pd Guru Besar UPI (Universitas Pendidikan Indonesia) sekaligus Ketua Umum ISPI (Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia),  Prof. Dr. H.R. Partino, M.Pd Guru Besar universitas Cendrawasih, Prof. Dr. Nur Hidayah, M.Pd Guru Besar UM dan Ketua I PD ABKIN Jatim,  Dr. Hartono, M.Si Dosen Unipa Surabaya dan Ketua PD ABKIN Jatim, dan Dr. Muh. Fahrozin, M.Pd. Dosen UNY (Universitas Negeri Yogyakarta).

“Seminar ini mengkaji tentang kekerasan pada anak baik secara psikologis, sosial, maupun fisik dikaitkan dengan peranan BK dalam reduksi dan menghindari perilaku kekerasan di sekolah,” kata Ketua PD ABKIN Jatim, Dr. Hartono, M.Si. Menurut Hartono, dalam kesempatan ini , akan ada banyak paparan dari narasumber tentang BK dan itu jangan sampai dilewatkan.

Melalui seminar ini, diharapkan para guru dapat memposisikan diri menjadi guru BK. Bahkan, layanannya tidak bisa diselenggaran secara kekerasan karena pendekatan konseling  tidak bisa seperti mengajar yang di dalamnya ada unsur memaksa, dalam BK menggunakan pendekatan simpatik. Sehingga, akan muncul nilai-nilai keteladanan, nilai-nilai sugesti yang akan menumbuhkan rasa percaya yang dapat mengubah perilakunya,”ucap Hartono.

Di tahun 2017 ini, Unipa resmi melaunching 50 judul buku yang ditulis para dosen di lingkungan Unipa Surabaya. Karya ini akan terus ditingkatkan dan kami tidak akan kendur memotivasi karena bagi dosen yang bukunya bisa masuk penerbit nasional akan diberikan insentif. Tidak main-main pimpinan akan memberikan Rp. 5 juta per dosen dan bisa pula diajukan ke Kemenristekdikti. Rektor Unipa Surabaya Drs. Djoko Adi Waludjo, ST., MM.,DBA ingin menulis dijadikan sebagai budaya di Unipa. Sehingga, di tahun 2018 awal nanti akan ada karya baru yang juga akan dilaunching.

Alhamdulillah, Di tahun 2016 Unipa Surabaya terpilih sebagai PTS di Jatim peringkat 8 naik 2 poin dibandingkan tahun 2015 yang mendapat peringkat 10.  Nantinya, semoga bisa bertahan atau meningkat, tetapi kami optimis hasilnya lebih baik. Di sini, tidak hanya dosen yang menulis tetapi pimpinan juga turut menulis,”ucap Hartono.

Sementara itu hartono menambahkan, pihaknya akan terus memotivasi karena produk buku Ajar ini merupakan salah satu item yang dinilai pemerintah. Misalnya, Kopertis Wilayah VII dalam melakukan Anugerah Kampus Unggul poin penilaiannya lebih besar. Kemenristekdikti juga menetapkan bahwa produk-produk buku ajar ini sebagai wujud kinerja penelitian yang resmi dilaporkan dalam Simlitabmas.


  • Akademik
  • Humas