Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

FOTO BERSAMA: Sebelum prosesi wisuda dimulai para pejabat Unipa Surabaya foto bersama.  

 

SURABAYA- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya pada Semester Genap Tahun 2014/2015 telah meluluskan 1623 wisudawan yang siap diterjunkan ke  masyarakat. Mereka berasal dari berbagai jurusan yang ada di Unipa Surabaya. Acara wisuda di gelar di gedung sendiri di Gelora Hastabrata Adi Buana. Semenjak memiliki gedung sendiri acara wisuda yang digelar setiap tahunnya nyaris tak lagi menyewa atau menggunakan gedung lain. Sabtu, (24/10)

“Kali ini wisuda di Unipa ditandai dengan teknologi baru videotron, penggunaan teknologi yang mutakhir ini yang menyebabkan perbedaan dengan tahun-tahun sebelumnya. Usaha ini sepertinya menarik perhatian para wisudawan dan ke depan akan terus dilakukan. “Terang, Drs. Sutijono, MM Rektor Unipa Surabaya.

Selain itu, Drs. Sutijono MM menghimbau agar mahasiswa tidak terlalu berbangga dengan apa yang sudah dicapai karena tantangan ke depan akan jauh lebih sulit. Begitu pula sebaliknya tuntutan akan taat asas dan penggunaan teknologi yang mutakhir terutama di dalam PDPT (Pangkalan Data Perguruan Tinggi) harus diperhatikan agar tidak kedodoran.

            Dalam wisuda kali ini dilaksanakan selama dua hari dan dalam dua sesi mulai tanggal 24 s.d. 25 Oktober 2015. Hal itu, disebabkan jumlah wisudawan yang banyak. Sesi pertama diikuti 833 wisudawan dari sepuluh program studi diantaranya Teknik Lingkungan, PWK (Perencanaan Wilayah Kota), Biologi, Akuntansi, Kebidanan, PKO, PKK, Seni Rupa, Matematika, dan Bahasa Inggris. Sedangkan sesi kedua, diikuti 790 wisudawan dari Program Studi Teknik Industri, Tek. Elektro, Statistik, Manajemen, Bahasa Indonesia, PGSD, Paud, dan Bimbingan dan Konseling. “Terang, AA. Sagung Alit W. ST,MT. selaku ketua pelaksana acara.

            Sementara itu, A.A Sagung Alit mengatakan penggunaan videotron dimaksudkan untuk gebrakan baru supaya tidak monoton dan lebih semangat. Hal itu, dirasanya cukup berhasil membuat wisudawan terkesan.

Wisudawan terbaik dipilih dari enam Fakultas  di Unipa Surabaya. Untuk yang terbaik dari FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) adalah ananda Elia Firda Mufidah (BK), FTSP (Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan) Novia Rahmawati, FTI (Fak. Teknik Industri) I Kadek Agus A, FMIPA Imro’atul Wardah, FE (Fak. Ekonomi) Vita Fitria Yustin, dan Kebidanan Ni Wayan Sudharmawati. Dari enam Fakultas nilai IPK (Indeks Prestasi Komulatif)  yang tertinggi yaitu Elia Firda Mufidah dari Bimbingan dan Konseling dengan nilai 3,86. 

            Menurut Elia Firda Mufidah yang ditemui di sela-sela acara wisuda mengatakan rasa bangga bisa memberikan yang terbaik, ini akan menjadi acuan untuk bisa lebih baik lagi dan terus berkarya tanpa henti. Gadis kelahiran Gresik ini ternyata memiliki hobi yang unik yaitu bisa memberantas buta huruf di negeri ini, sebagai langkah awal Elia mengaku mengikuti organisasi SSC (Save Street Child Surabaya) yang membina anak-anak jalanan yang berada di Wilayah Taman Bungkul Surabaya. Menurutnya, banyak tantangan karena mereka dalam kondisi keterbatasan, dan setiap Selasa malam saya mengajar anak-anak di sana dengan jumlah 20 anak. Mulai semester 2-3 saya aktif membina di sana.

            Sementara itu, Drs. Sutijono mengungkapkan rasa bangga karena mahasiswa Unipa cukup peka dengan keadaan sekelilingnya. Harapan  saya untuk kepemimpinan ke depan akan lebih baik lagi, apalagi dipegang oleh yang lebih muda. Insyaallah, akan mampu menjawab tantangan di masa depan.


  • Akademik
  • Humas