Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

HORMAT: H. Sutijono pembina upacara dies natalis ke 44 Unipa Surabaya

SURABAYA - Kiprah Universitas PGRI AdiBuana (Unipa) Surabaya dalam kancah pendidikan tidak perlu diragukan lagi. Sejak menorehkan namanya pada tahun 1971 dengan nama  IKIP Sarmidi Mangun sarkoro yang sekarang dikenal dengan Unipa Surabaya merupakan sejarah panjang yang patut untuk diapresiasi. Hal ini diungkapkan H. Sutijono Rektor Unipa Surabaya bahwa setiap tanggal 20 Mei diperingati sebagai Hari Jadi Unipa Surabaya yang mana setiap tanggal tersebut dilakukan upacara bendera. Tahun ini sudah memasuki 44 tahun danusia tersebut bias dikatakan sebagai usia matang untuk berkembang. Acara ini dilaksanakan di lapangan Kampus II Dukuh Menanggal yang dihadiri oleh seluruh Civitas Akademika Unipa Surabaya, Ketua PGRI, Kopertis, Kepala Kobangdikal, Bank BRI, dan Bank Mandiri. Rabu, (20/5).

Edi Sulistyawan ketua pelaksana kegiatan dies natalis Unipa tahun 2015 mengatakan bahwa tahun ini ada banyak kegiatan baru mulai dari hasil kreatifitas mahasiswa sampai hasil karya setiap dosen baik dosen pemula maupun dosen senior. Tentunya, sesuai dengan tema yaitu “Aktualisasi Semangat Pagi Menyongsong Era MEA (MasyarakatEkonomiAsean) “. Saat ini Unipa Surabaya sedang mempersiapkan anak didik untuk menghadapi persaingan yang begitu komplek tidak hanya nasional tetapi juga international. Demikian juga dengan kurikulum yang disiapkan sesuai dengan KKNI.

Dies Natalis dimulai tanggal 16 April s.d. 11 Juni yang diisi dengan berbagai kegiatan universitas dan juga dari mahasiswa. Nah, untuk gongnya nanti akan ada peresmian Gelora Hastabrata AdiBuana dan Masjid Luhur AdiBuana yang dihadiri oleh Menpora. Tentunya, jalan sehat akbar dan juga bazaar mahasiswa tidak ketinggalan. “ Tambah, Edi Sulistyawan.

Sementara itu, usai upacara dies natalis para anggota UKM Pramuka Racana Darma Pandu juga mengadakan acara potong tumpeng untuk SSC (Study Scout Center) yang diresmikan tahun 2013 lalu. Dalam potong tumpeng tersebut Warek III Pungut Asmoro memberikan penguatan agar pramuka di Unipa bias semakin kuat dan kreatif juga semakin baik dalam administrasi. Selain itu, rencana kedepan diupayakan agar bias mejadi tuan rumah dalam Raimuna PGRI, tukas Widodo Warek IV Unipa Surabaya.

Diah Kemahasiswaan menegaskan dalam dies natalis ke 44 ini Unipa memberikan penghargaan kepadadosen yang berprestasi di bidang penelitian, hibah, fundamental, dan juga pengabdian 5 s.d. 30 tahun. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada mahasiswa berprestasi ada lima mahasiswa yaitu, (1) Agustiah Sella Putri ( Teknik Lingkungan ), (2) Irene Diah Kinasih (Biologi), (3) Yulia Inggriani (Statistika), (4) Faisal Amir (TeknikElektro), dan (5) Khusnul Azizah (Kebidanan). Mahasiswa tersebut akan mendapat piagam penghargaan dan juga bantuan pendidikan dari Unipa Surabaya.

Selain itu, H. Sutijono Rektor Unipa Surabaya memproklamirkan bahwa akan ada penulisan buku tentang “Reog Ponorogo” yang akan ditulis oleh Shoim Anwar Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Unipa Surabaya. Shoim Anwar menegaskan penelitian “Reog Ponorogo” ini tidak akan sulit karena dokumen-dokumen sudah ada dan juga penelitian mahasiswa terdahulu bias menjadi salah satu referensi. Sesungguhnya, kelemahan kita saat ini adalah literasi dokumen budaya. Insyaalloh, dalam waktu satu tahun akan selesai. “Tutur Shoim anwar.

Masih banyak yang perlu diperbaiki baik internal maupun eksternal. Insayalloh Unipa Surabaya siap menghadapi semuanya, Kami berusaha sebaik mungkin untuk mempersiapkannya salah satunya memfasilitasi semua kegiatan mahasiswa agar mahasiswa bias kreatif dan inovatif. “ Terang, Edi Sulistyawan.


  • Akademik
  • Humas