Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Membuat kue yang enak dan lezat harus lewat persiapan yang matang. jika tidak maka menghasilkan kue yang tidak mengembang dengan baik. Hal itu diungkapkan oleh dosen Tata Boga Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Yunus Karyanto Kepada para mahasiswa yang mengikuti unian praktik membuat kue di laboratorium tata boga Kampus Ngagel.
      "Jika hasil rotinya masih terlihat banyak rongganya, itu berarti adonannya masih kurang bagus," kata Yunus. Menurut Yunus, pihaknya selalu melakukan penilaian terhadap karya siswa FKIP Jurusan PKK Tata Boga di akhir semester. Kegiatan ini merupakan praktik dari mata kuliah bakery dan pastery. Biasanya mereka dibagi dalam beberapa kelompok. Tiap Kelompok terdiri dari empat orang. Mereka diminta untuk membuat kue dengan waktu sekitar 2 jam.
      Untuk Proses pembuatan kue, ada yang dibakar atau di-oven, serta di kukus. Ada 28 mahasiswa yang praktik. Mereka diberi kebebasan untuk berkreasi membuat kue yang lezat , dan   punya tampilan yang cantik.
      "Kalau tampilan kue, biasanya bisa dilihat dari tekstur rongganya, jika tidak berongga maka adonannya bagus," tuturnya. Mahasiswa Kata Yunus, boleh pula membuat kreasi membuat kue dengan tambahan cokelat atau pun granis. ini untuk membuat kue manjadi lebih terlihat cantik.
      Salah satu mahasiswa semester 3 Jurusan PKK Tata Boga, Fatakhul Yaumi mengungkapkan, dia membuat kue brownies cokelat yang cantik. Begitu Brownies sudah jadi, dia menambahkan granis gula bubuk dan strawberry yang dibelah . " Seperti ini lho ..Jadi terlihat lebih cantik kan ?," katanya sambil tersenyum.
      Mahasiswa lain adapula yang membuat kreasi kue dengan menggunakan cokelat blok, dan susu kental manis. Bahkan ada kue roti yang di padupadan dengan daun pandan, serta lelehan cokelat. "Bentuknya bagus dan menarik juga," tutur mahasiswa lainnya


  • Akademik
  • Humas