Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

LOMBA: salah satu peserta anak luar biasa sedang mewarnai gambar.

 

SURABAYA- Dalam rangka Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2014, seluruh anak luar biasa di Jatim berkumpul untuk melakukan berbagai pementasan. Acara tersebut mendapat dukungan dari Ibu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang turut membuka acara tersebut di Kebun Bibit Surabaya. Menurut Suwarno ketua MKKS SLB Kota Surabaya sekaligus panitia penyelenggera acara ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir tahun. hal dimaksudkan agar dapat menggali potensi peserta didik dan mengembangkan bakat terpendam yang mereka miliki. Dengan segala keterbatasannya pada dasarnya anak luar biasa juga mampu melakukan sesuatu yang luar biasa layaknya anak normal (red).

Menurut Ikhsan (DISPENDIK) merespon baik atas acara ini. Acara ini sangat baik untuk mengembangkan potensi yang dimiliki anak luar biasa, mereka diberi kepercayaan untuk tampil dan menunjukka bakatnya, untuk berkreasi dihadapan khalayak umum akan memunculkan rasa percaya diri dari dalam diri mereka untuk itu harus ada yang peduli.

Suwarno menghimbau agar para orang tua yang memiliki anak luar biasa tidak perlu malu lantas menyembunyikannya tanpa memberikan pengetahuan maupun pendidikan. Sekolah adalah tempat yang sangat dibutuhkan, saat ini sudah banyak sekolah Inklusi/SLB yang khusus menagani anak berkebutuhan khusus. Menurut Suwarno Home Scoling itu baik tetapi hanya ranah akademik saja sedangkan anak butuh pengembangan bakat. Untuk itu, orang tua harus bijak dalam menangani anak luar biasa.  

Dinas Pendidikan Kota Surabaya peduli dengan perkembangan anak berkebutuhan khusus, selama ini sudah banyak kegiatan yang dilakukan untuk mengapresiasi mereka. Fasilitas juga dipersiapkan untuk mereka. Dalam apresiasi anak luar biasa kali ini ada 51 sekolah yang turut berpartisipasi dengan jumlah peserta sekitar 850 siswa. (rohma)


  • Akademik
  • Humas