Loading

Berita Kampus

Prodi ManajemenUnipa Siapkan Lulusan Yang Mampu Bersaing Di Dunia Kerja
07/Agustus/2017
Category: berita kampus

FOTO BERSAMA: dosenfakultasekonomidannarasumberusai acara seminar nasional.

 

SURABAYA-Program Studi (prodi) Manajemen, Fakultas Ekonomi Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar seminar nasional yang bertajuk “Membentuk Pemikiran Kreatif dan Inovatif dalam Mengahadapi Dunia Kerja” yang berlangsung di Gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Unipa Dukuh Menanggal, Sabtu, (5/8). Seminar dibuka langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dra. Siti Istikhoroh, M.Si. pada pembukaan Isti mengatakan bahwa teori saja belum cukup, mahasiswa harus kreatif dan inovatif untuk memenangkan persaingan di dalam dunia kerja.

Isti mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan SKPI (Surat Keterangan pendamping Ijazah) untuk mahasiswa prodi manajemen maupun akuntansi. Untuk itu, beberapa lembaga kompetensi diajak bekerjasama, antara lain untuk manajemen melalui BNSP (Badan Nasional Sertifikasi Profesi) untuk spesifikasi kompetensi pemasaran dan kompetensi SDM dan kompetensi juru bayar untuk akuntansi.

 

Seminar yang digelar prodi manajemen ini menghadirkan 3 narasumber.Mereka antara lain Dr. Ir. Hotlan Siagian, M.Sc (Komisaris PT Merpati Nusantara), Drs. Djoko AdiWaludjo, ST., MM., DBA (Rektor Unipa Surabaya), dan Drs. Anton Teguh Wijayanto (Manajer Pelatihan dan Pengembangan PT Wismilak). Seminar ini merupakan pembekalan kepada mahasiswa agar siap memasuki dunia kerja.

 

Menurut Djoko AW selaku Rektor Unipa Surabaya, seminar ini merupakan sebuah upaya cerdas dan solusi aktif sebagai mahasiswa untuk menggali pokok-pokok pikiran yang kelak akan diaplikasikan di masyarakat. Materi yang disampaikan tentang bagaimana memiliki mental ability yang bagus, khususnya pemikiran kreatif untuk menghadapi dunia kerja di masa mendatang. “Nantinya, mereka akan mampu menggabungkan antara teori dan praktik yang dihadapi, serta aplikasi selama KKN (Kuliah Kerja Nyata) yang akan diaplikasikan dalam dunia kerja,” terangnya.

 

Berbagai tips juga disampaikan dalam pembekalan ini, antara lain menurut Hotlan ada 6 faktor penentu keberhasilan karir, yaitu harus memiliki tujuan yang jelas, transformasi keputusan menjadi inspirasi, batasi diri untuk melakukan yang terkait dengan tujuan, komunikasi penuh keyakinan, membina hubungan baik, dan komitmen pada diris endiri 100 persen. “Salah satu hal yang wajib diantisipasi adalah wawancara, pada sesi ini harus benar –benar siap dengan berbagai pertanyaan yang menohok, untuk itu harus mengenali betul perusahaan atau lembaga yang dituju, “ terangnya.

 

Menurut Anton setelah lulus tidak perlu khawatir mau melakukan apa, cukup kenali diri dengan tahu ingin menjadi apa, apa yang bias dilakukan, dan apa yang dimiliki. Dalam hal ini pilihan karir hanya ada 3 yaitu menjadi profesional, pekerja, dan pengusaha.

 

Sementara itu, Djoko AW menandai kreativitas sebagai suatu kebaharuan, memiliki nilai, dan dapat dimengerti. Untuk itu, harus memiliki pemikiran kreatif dan inovatif agar bias mengikutinya. Dengan demikian, perlunya memiliki value positif di depan orang lain, salah satuhal yang bias dilakukan dengan meyusun portofolio diri dari berbagai sisi baik news, maupun image.(*)
lampiran : tidak ditemukan