Tim Petra 9 Surabaya Berjaya Di UNIPASBY

PDF version

 

Kompetisi Matematika tingkat SD/MI Se Jawa Timur , kemarin digelar pada Minggu 21 Pebruari 2010 di Gedung B Universitas PGRI Adi Buana Surabaya mulai pukul 08.30-16.00 WIB. Acara sepaket dengan seminar Dengan Sertifikasi Kita Ciptakan Profesionalisme guru bersama Prof. Dr. Hartanto, M.Si ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Matematika FKIP Unipa Surabaya (Himatika). Kompetisi ini berakhir dengan menghasilkan 4 tim terbaik. Yakni, tim SD Petra 9 Surabaya (Juara 1), tim SD Theresia 2 (Juara 2), tim SDN Sidotopo 8 Surabaya (Juara 3) dan SD Hangtuah 10 Surabaya (Juara 4). Hadiah berupa piala dan uang pembinaan diserahkan langsung oleh kaprodi Matematika, Drs. Sunyoto, M.Pd.
Menurut penjelasan ketua pelaksana, Sholeman, peserta lomba mencapai 111 tim, dengan ketentuan 1 tim terdiri dari dua orang dan satu pendamping. Sedangkan peserta seminarnya merupakan masing-masing pendamping dari tim yang bertanding. Adapun mekanisme perlombaannya terdiri dari tiga babak. Babak pertama/penyisihan, seluruh tim mengerjakan 50 soal pilihan ganda untuk disaring menjadi 15 tim terbaik. Babak kedua, tim yang lolos akan bersaing di 15 soal esai dan 5 soal uraian. Selanjutnya, babak final menghadirkan 4 tim terbaik untuk berebut menjadi juara melalui adu ketangkasan dan kecerdasan di cerdas cermat.
Pelaksanaan acara ini mendapat sambutan hangat dari banyak kalangan. Dendi, orang tua murid SD Kemayoran Bangkalan, menilai jika kegiatan semacam ini dapat memacu keterampilan, intelektual dan keberanian siswa. Ungkapan senada diungkapkan oleh Suprapto, orang tua siswa SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo, menurutnya kedepan harus lebih variatif lagi. Lain pula Hari, pendamping SD Kapasari 8 Surabaya, Ia menilai kompetisi Matematika kali ini pesertanya mayoritas dari Surabaya dan Madura. Sehingga label tingkat Se Jatim dirasa kurang ideal. Ia menambahkan, seharusnya pesertanya merata dari tiap daerah di seluruh Jawa Timur.
Sementara itu pendamping SD Petra 9, Yongki, merasa puas dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Semua ini berkat kerja keras yang selama ini dijalankan. Ia menambahkan, lomba kali ini cukup fair bila dibandingkan dengan tempat lain yang sering terjadi koneksi antara panitia dan peserta. Di tempat sama, Rustiningsih, pendamping SD Theresia 1, juga puas dengan penampilan anak asuhannya. Sebelumnya, tim yang bertanding kali ini baru saja mendapat juara umum di Santo Yosep Malang kategori MIPA. “Keberhasilan kali ini akan memacu atmosfer akedemik di sekolah”, tukasnya sembari tersenyum.